Sepanjang 2024, Program TJSL ELNUSA Sentuh Lebih dari 93 Ribu Penerima Manfaat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 9 Januari 2025 | 15:45 WIB
Aksi Donor Darah, salah satu program TJSL ELNUSA di tahun 2024. (Dok. Elnusa)
Aksi Donor Darah, salah satu program TJSL ELNUSA di tahun 2024. (Dok. Elnusa)

Kabar BUMN – PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, sukses merealisasikan 39 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang tahun 2024.

Dalam pelaksanaannya, program-program TJSL tersebut dikelola secara konsolidasi bersama Anak Perusahaan Elnusa.

Program-program tersebut mencakup berbagai bidang strategis yang relevan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Baca Juga: Kinerja Gemilang 2024, Elnusa Perkuat Peran di Industri Jasa Energi Nasional

Capaian tersebut menunjukkan komitmen Elnusa untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pelaksanaan TJSL Elnusa di tahun 2024 mencakup berbagai bidang, meliputi lingkungan, ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Bidang pendidikan menjadi fokus utama dengan kontribusi terbesar sebesar 28%, diikuti oleh bidang ekonomi dengan 26%, lingkungan dan kesehatan masing-masing 18%, serta bidang sosial sebesar 8%.

Baca Juga: Dedikasi Perwira Elnusa: Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Tengah Libur Panjang Nataru

Program-program ini dirancang secara holistik untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah Desa Energi Berdikari (DEB) Elnusa Sumengko, yang bertujuan menjadikan Desa Sumengko sebagai pusat energi mandiri yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Program ini mengusung nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) dan mendukung beberapa poin SDGs, termasuk Good Health and Well-being, Quality Education, Gender Equality, serta Decent Work and Economic Growth.

Baca Juga: Tanpa Henti, Elnusa Jaga Kelancaran Pasokan Energi di Periode Natal dan Tahun Baru

Melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat lokal, program ini melibatkan pengelolaan tanaman toga secara mandiri oleh masyarakat desa, mulai dari pengolahan lahan hingga pengolahan hasil menjadi produk siap pasar.

Desa Sumengko dipilih sebagai lokasi berdasarkan hasil diskusi kelompok terarah (FGD) antara Elnusa dan para pemangku kepentingan setempat yang mengidentifikasi potensi serta kebutuhan masyarakat di sekitar area operasional Elnusa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini