Capaian 100 Hari Kerja: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi dengan 16 Kementerian dan 6 Badan untuk Asta Cita Prabowo-Gibran

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 20 Januari 2025 | 17:30 WIB
Dalam 100 hari kerja, Kementerian BUMN bersinergi dengan 16 kementerian dan 6 badan strategis untuk mendukung visi Prabowo-Gibran.  (DOK.Humas Kementerian BUMN)
Dalam 100 hari kerja, Kementerian BUMN bersinergi dengan 16 kementerian dan 6 badan strategis untuk mendukung visi Prabowo-Gibran. (DOK.Humas Kementerian BUMN)

Salah satunya penambahan 503 rute perjalanan kereta api yang dilakukan PT KAI untuk melayani peningkatan kebutuhan penumpang selama periode Nataru 2024.

Selain itu, dilakukan penurunan harga tiket pesawat serta penambahan rute penerbangan yang dilakukan dua maskapai perusahaan BUMN, Garuda Indonesia dan Citilink.

Baca Juga: Buka Sejak Puluhan Tahun Lalu, Ini Batagor yang Melegenda di Bandung, Tidak Pernah Sepi

Pesan untuk terus berorientasi dan memberikan layanan kepada masyarakat sesuai arahan Presiden Prabowo juga mendorong Kementerian BUMN berkolaborasi dengan Kepala Badan Pangan Nasional, Kemenko Pangan, dan Kementerian Pertanian untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, di tengah ancaman inflasi global.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, di akhir tahun 2024, stok beras nasional mencapai 1,8 juta ton, sementara Bulog telah menyerap 1,2 juta ton beras petani pada 2024.

Inflasi pangan juga terjaga di level rendah, hanya 1,68% (yoy) pada Desember 2024, jauh di bawah rata-rata inflasi negara tetangga di ASEAN.

Baca Juga: Sapu Bersih! Jakarta Pertamina Enduro Raih Kemenangan Beruntun Proliga 2025 di Malang

Tak hanya itu, Kementerian BUMN melalui Bulog dan RNI juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan Kepala Badan Gizi Nasional.

Sejauh ini, program MBG telah menjangkau lebih dari 1 juta anak-anak dan kelompok rentan di 10 provinsi prioritas.

Program ini juga memanfaatkan produk UMKM lokal dan menciptakan lebih dari 50.000 lapangan kerja baru di sektor pangan.

Baca Juga: Sapu Bersih! Jakarta Pertamina Enduro Raih Kemenangan Beruntun Proliga 2025 di Malang

Upaya untuk meningkatkan perekonomian rakyat mendorong Kementerian BUMN melalukan sinkronisasi program UMKM dan industri kreatif dengan Kementerian UMKM.

Tercatat, hingga Januari 2025, lebih dari 1,2 juta UMKM telah mendapatkan akses pembiayaan dari Bank-bank BUMN, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp 13,5 triliun.

Program pembinaan ini juga mencakup pendampingan bisnis, digitalisasi UMKM, serta promosi produk UMKM ke pasar global melalui platform e-commerce seperti PaDi UMKM.

Baca Juga: PT Bukit Asam Tbk Tegaskan Komitmen pada Keselamatan Kerja di Bulan K3 Nasional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini