Kedua, mendorong budaya pelaporan yang aktif (Reporting Culture), di mana setiap potensi risiko atau kejadian dilaporkan untuk segera ditangani.
Baca Juga: ID FOOD Dukung Program Makan Bergizi Gratis dengan Serap Produk Petani dan Peternak Lokal
Ketiga, membangun budaya pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan (Learning & Improving Culture) yang memastikan bahwa perusahaan terus berkembang dari pengalaman dan inovasi.
Melalui kolaborasi lintas fungsi, mulai dari kantor pusat hingga cabang dan anak perusahaan seperti PT IFPRO dan PT Jembatan Nusantara, ASDP memperkuat implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3).
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas perusahaan.
Baca Juga: TASPEN Perluas Layanan Hingga ke Wilayah Terpencil untuk Pensiunan di Seluruh Indonesia
“Dengan menjadikan keselamatan sebagai nilai inti, kami yakin dapat mendukung keberlanjutan bisnis yang berkeselamatan sekaligus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Heru.
Momentum Bulan K3 Nasional ini menjadi pengingat bahwa keselamatan tidak hanya dimulai dari kebijakan, tetapi juga dari komitmen setiap individu untuk menjaga diri, alat, dan lingkungan kerja.
Dengan semangat ini, ASDP siap melangkah lebih jauh dalam mewujudkan operasional yang aman, sehat, dan produktif.***
Artikel Terkait
Catatan ASDP: Penumpang Libur Natal 2024 di Jalur Ketapang-Gilimanuk Capai 206 Ribu Orang
Persiapan Libur Akhir Tahun, ASDP Tingkatkan Fasilitas dan Layanan Penyeberangan di Lintas Utama Pulau Sumatera-Jawa-Bali
Dengan Program Reverse Vending Machine, ASDP Kumpulkan 92.334 Botol Plastik atau Setara 1,72 Ton Sampah
ASDP Relokasi Dua Kapal di Cabang Ambon, Optimalkan Layanan dan Dukungan Konektivitas
Perkuat Komitmen Sosial, ASDP Berikan Sentuhan Kasih untuk Lansia di Jakarta Pusat