Sistem delaying dan buffer zone akan diterapkan di titik-titik strategis untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa.
Baca Juga: Catatan ASDP: Penumpang Libur Natal 2024 di Jalur Ketapang-Gilimanuk Capai 206 Ribu Orang
Sementara itu, di lintasan Merak-Bakauheni, pengaturan kendaraan dilakukan dengan mengalihkan kendaraan golongan besar ke pelabuhan alternatif jika kapasitas Pelabuhan Merak dan buffer zone di Indah Kiat mencapai batas tertentu.
Hal serupa juga diterapkan di Ketapang-Gilimanuk, dengan pengaturan kendaraan barang golongan VII melalui lintasan alternatif Jangkar-Lembar.
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan dan penumpang, Shelvy mengimbau seluruh pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan pembelian tiket daring melalui aplikasi Ferizy.
Baca Juga: Kini, E-Tiket Ferry ASDP Bisa Diterima Via WhatsApp
Tiket sudah dapat dibeli sejak H-60 keberangkatan dan diimbau agar pembelian dilakukan paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan.
Pengguna jasa juga diingatkan untuk tiba sesuai jadwal di pelabuhan guna mendukung kelancaran dan pengalaman perjalanan yang aman serta nyaman.
Ahmad Yani menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan akan terus memantau implementasi kebijakan operasional di lapangan melalui evaluasi berkala bersama pihak-pihak terkait, termasuk KSOP dan BPTD.
Dengan langkah ini, diharapkan pergerakan penumpang dan kendaraan selama libur panjang dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.***
Artikel Terkait
Persiapan Libur Akhir Tahun, ASDP Tingkatkan Fasilitas dan Layanan Penyeberangan di Lintas Utama Pulau Sumatera-Jawa-Bali
Dengan Program Reverse Vending Machine, ASDP Kumpulkan 92.334 Botol Plastik atau Setara 1,72 Ton Sampah
ASDP Relokasi Dua Kapal di Cabang Ambon, Optimalkan Layanan dan Dukungan Konektivitas
Perkuat Komitmen Sosial, ASDP Berikan Sentuhan Kasih untuk Lansia di Jakarta Pusat
Perkuat Budaya K3 untuk Produktivitas dan Keberlanjutan Bisnis, Dirut ASDP: Safety Starts from Us!