Selain itu, terdapat 3 gedung di Reuleut Kampus, yaitu Fakultas Pertanian seluas 3.265,43 m², Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan seluas 3.415,09 m², serta Fakultas Kedokteran seluas 2.286,19 m², dengan total luas lantai keseluruhan mencapai 23.642,55 m².
Kehadiran gedung-gedung ini akan membantu meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar bagi mahasiswa dan dosen di Universitas Malikussaleh, sekaligus memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat.
Baca Juga: Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Hutama Karya Mantapkan Posisi di Pengelolaan Jalan Tol
Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa proyek ini mengintegrasikan desain yang memanfaatkan material lokal dan memasukkan unsur budaya Aceh pada fasad bangunan, yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), serta tata lanskap bangunan.
Adjib juga menerangkan bahwa gedung-gedung tersebut dilengkapi fasilitas berkualitas seperti auditorium, ruang dekanat dan jurusan, ruang dosen, laboratorium pendidikan, ruang kelas, perpustakaan, serta ruang administrasi pendidikan.
Fasilitas ini dirancang untuk menunjang kegiatan akademik dan administratif Universitas Malikussaleh secara optimal.
Baca Juga: Komitmen Hutama Karya Mendukung Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Terpadu
Dalam upaya mempercepat pembangunan, Hutama Karya menerapkan metode semi-precast untuk pemasangan konstruksi.
Metode ini memungkinkan komponen konstruksi diproduksi di area fabrikasi khusus, sehingga memastikan efisiensi waktu.
Strategi ini juga didukung oleh kontribusi signifikan dari tenaga kerja lokal, yang mencapai 38%.
Baca Juga: Progres Cepat Pembangunan di IKN: Hutama Karya Targetkan Rampung 2025
Dengan demikian, metode ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar.
Selain konstruksi, Hutama Karya juga menjalin kerja sama dengan Universitas Malikussaleh melalui Program Penelitian Teknologi Mutu Beton, penerimaan karyawan dari lulusan Universitas Malikussaleh, penyelenggaraan Seminar Penerapan Building Information Modeling (BIM), dan keterlibatan dalam program Praktisi Mengajar di Fakultas Teknik.
Kerja sama ini menunjukkan komitmen Hutama Karya dalam mendukung pengembangan pendidikan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Komitmen Hutama Karya Mendukung Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Terpadu
Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Hutama Karya Mantapkan Posisi di Pengelolaan Jalan Tol
Hutama Karya Wujudkan Asta Cita dengan Tangani Stunting dan Kemiskinan di Desa Sekitar JTTS
Proyek Bendungan Cijurey Rampung Tepat Waktu, Hutama Karya Prioritaskan Pemeliharaan Jalan dan Lingkungan
Sukses Difungsionalkan Selama Periode Nataru 2024/2025, Hutama Karya Siap Resmikan Tiga Ruas Jalan Tol Trans Sumatera