Naik 1246 Persen dari Awal Diluncurkan, Jumlah Pengguna DAMRI Apps di Tahun 2024 Hampir 500 Ribu Orang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 24 Januari 2025 | 20:20 WIB
Hadirnya DAMRI Apps meningkatkan kemudahan dan kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi pelanggan.  (DOK. DAMRI)
Hadirnya DAMRI Apps meningkatkan kemudahan dan kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi pelanggan. (DOK. DAMRI)

Kabar BUMN - DAMRI Apps, yang merupakan layanan pemesanan tiket DAMRI secara online, mencapai pertumbuhan hingga 499.844 pengguna di tahun 2024.

Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah mengatakan, capaian ini didorong inovasi layanan yang terus meningkat terlebih banyaknya penawaran spesial promo dan fitur pengembalian dana (refund).

"Sejak diluncurkan pada 2019, layanan e-ticketing DAMRI telah mengalami pertumbuhan pengguna yang signifikan sebesar 1246 persen," lanjut Atikah.

Baca Juga: Perkuat Kesetaraan Gender, DAMRI Dorong Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Transportasi Jalan

Atikah mengungkapkan, di tahun pertama DAMRI Apps terdapat 37.138 pengguna dan kini mencapai hampir 500 ribu pengguna pada 2024.

DAMRI Apps ditujukan untuk pemesanan dan pembelian tiket untuk rute perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Bandara, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) hingga Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN).

Untuk pembayaran, DAMRI Apps bekerja sama dengan delapan channel pembayaran, yakni Mandiri Bill Payment, BRI Virtual Account, BNI Virtual Account, BCA Virtual Account, Gopay, OVO, LinkAja, dan ShopeePay.

Baca Juga: Alami Peretasan di Situs Resmi, DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf

Hadirnya DAMRI Apps untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi pelanggan.

Melalui DAMRI Apps, DAMRI dapat membantu masyarakat Indonesia untuk memiliki akses yang lebih mudah ke fasilitas transportasi dan meningkatkan kualitas layanan transportasi di wilayah tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini