"Strategi ke depan mencakup percepatan pelebaran jalan tol, peningkatan kapasitas infrastruktur, dan optimalisasi penggunaan platform digital seperti Jasamarga Integrated Digitalmaps (JID)," terang Fitri.
Baca Juga: Jasa Marga Hadir di Tengah Bencana Banjir dan Longsor, Salurkan Bantuan untuk Kendal dan Pekalongan
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan turut menambahkan bahwa Jasa Marga konsisten melakukan strategi manajemen peningkatan layanan rest area melalui sistem pengendalian parkir berbasis Intelligent Transport System (ITS) dengan Rest Area Management System (RAMS) dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan tol saat periode libur panjang, baik itu momen Isra Mirkaj dan Imlek 2025 ini ataupun Lebaran 2025 mendatang.
"Peningkatan pelayanan ini terus dioptimalkan Jasa Marga untuk menginformasikan kapasitas parkir di rest area, penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), posko kesehatan, peturasan dengan penyejuk udara, kolaborasi dengan Pertamina untuk ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) baik motoris atau modular, hingga pengaturan flow kendaraan di rest area kepada para pengguna jalan tol yang hendak istirahat," ucap Agus.
Di sisi lain, Dirjen Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi atas kinerja Jasa Marga yang telah bekerja maksimal dalam melayani masyarakat yang hendak berlibur pada periode Isra Mirkaj dan Imlek 2025.
Tentunya pelayanan yang telah dilakukan ini juga dapat dimanfaatkan untuk periode arus mudik dan balik Lebaran 2025 atau Idulfitri 1446 H mendatang.
"Jasa Marga patut diapresiasi karena telah siaga untuk bekerja secara maksimal dalam persiapan dan pelaksanaan pelayanan operasional selama periode Libur Isra Mikraj dan Imlek 2025 dengan memanfaatkan beragam teknologi mutakhir yang terintegrasi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pengguna jalan secara optimal.
"Meski begitu, Jasa Marga juga memerlukan dukungan penuh dari seluruh stakeholders terkait, termasuk pemerintah dan masyarakat," tutur Roy.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Bina Marga Kementerian PU turut melihat langsung pelayanan yang ada di Rest Area Travoy KM 88 B Ruas Tol Cipularang, Karawang, Purwakarta, Jawa Barat dengan meninjau fasilitas umum seperti toilet, fasilitas untuk kelompok rentan seperti toilet untuk disabilitas, ruang laktasi bagi ibu menyusui, taman bermain anak, kampoeng UMKM 88 B, dan fasilitas SPKLU.
Jasa Marga akan terus menyiapkan strategi operasional dan peningkatan sejumlah pelayanan di jalan tol milik Jasa Marga Group sebagai upaya untuk menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap optimal dan mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi selama arus keluar dan balik periode Lebaran 2025 atau Idulfitri 1446H termasuk meningkatkan kualitas layanan operasional dengan memperhatikan semua sisi fasilitas guna memberikan pelayanan maksimal kepada para pengendara.***
Artikel Terkait
Jasa Marga Catat 178 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-3 Periode Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025
Jasa Marga Hadir di Tengah Bencana Banjir dan Longsor, Salurkan Bantuan untuk Kendal dan Pekalongan
Libur Panjang, Jasa Marga Catat 395 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Periode 24-25 Januari 2025
Jasa Marga Catat 569 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Periode Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek
Arus Balik Libur Panjang: Jasa Marga Catat 176 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek