Less Carbon! Pertamina Hadirkan Sekolah Energi Berdikari di Bojonegoro

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 6 Februari 2025 | 17:30 WIB
Direktur Utama Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Wisnu Hindadari (kanan) menerima penghargaan dari MURI. (DOK.PT Pertamina EP Cepu (PEPC) )
Direktur Utama Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Wisnu Hindadari (kanan) menerima penghargaan dari MURI. (DOK.PT Pertamina EP Cepu (PEPC) )

"Dengan bantuan panel surya tenaga listrik, sekolah ini  mengurangi jejak emisi karbon di sekolah. Anak-anak kami mendapat bimbingan ini sehingga bisa menghadapi tantangan ke depan dengan tetap memperhatikan lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga: Kunjungi Blok Rokan, Menteri Bahlil: Naikkan Produksi, Jaga Marwah Negara

Dalam program SEB kali ini, Pertamina memberi dukungan untuk pengurangan emisi karbon dalam pemanfaatan energi baru terbarukan.

Energi tersebut berupa solar panel berkapasitas 3,3 kilowatt peak (KWp) dan baterai dengan kapasitas 5 kilowatt hour (kWh).

Perangkat panel surya yang sudah terinstal di atap gedung sekolah ini akan dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan  energi listrik di lingkungan sekolah termasuk untuk kebutuhan lab yang ada di sekolah.

Baca Juga: Ayo Magang Sanitasi Lingkungan di PT Semen Padang! Terbuka untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate

Hal ini juga dapat mendukung penurunan emisi 3,8 ton CO2e/tahun dan dapat menghemat biaya listrik hingga Rp 6,8 juta per tahunnya.

Selain itu Pertamina menyeimbangkan juga 60 bibit pohon produktif untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penghijauan ditanam di hutan sekolah SMPN 1 Ngasem.

Usai melakukan penyerahan simbolis, rangkaian kegiatan SEB ini diisi dengan kelas edukasi migas oleh para perwira PEPC Zona 12 yang tergabung dalam Agent of Change (AoC).

Baca Juga: Diluncurkan Akhir Desember, Saldo Deposito Emas Pegadaian Sudah Tembus 118 Kilogram

Beberapa program unggulan SMPN 1 Ngasem dalam bidang lingkungan antara lain program Sabtu Bersih, kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah setiap Sabtu, program pengurangan jejak emisi karbon.

Juga, penanaman pohon di hutan sekolah, sebanyak 700 pohon per tahun, yang diinisiasi oleh PEPC Zona 12.

Tujuan SEB ini untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs) utamanya tujuan 15 Ekosistem Daratan.

Baca Juga: Eksotis dan Edukatif! Jelajahi Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor

Diharapkan dengan adanya SEB ini bisa meningkatkan status sekolah Adiwiyata SMPN ngasem ke level selanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini