Diana Acconcia, Director of International Affairs and Climate Finance, Directorate-General for Climate Action (CLIMA) Uni Eropa juga menyampaikan bahwa IETF merupakan inisiatif bersama dalam rangka mempercepat transisi energi dan mendukung investasi berkelanjutan.
Baca Juga: Sepanjang 2024, PLN Olah 3,4 Juta Ton FABA Jadi Berbagai Bahan Pendukung Infrastruktur Masyarakat
“EU tetap berkomitmen untuk mempercepat energi bersih dan menciptakan lingkungan yang mendukung investasi berkelanjutan.
"Peran Indonesia dalam transisi energi global sangat penting, dan kami tetap terlibat penuh untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan ketahanan energi”, ujar Diana.
Senada dengan Diana, Country Director AFD, Yann Martres mengatakan peluncuran IETF ini dilakukan dalam rangka mendukung Pemerintah Indonesia bertransisi ke energi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Baca Juga: Kontribusi PLN EPI dalam Menjaga Keandalan Pasokan Energi Primer selama Libur Isra Mi'raj dan Imlek
“Dengan inisiatif ini, AFD, EU, dan mitranya menegaskan kembali peran strategis mereka dalam memerangi perubahan iklim dan mendukung Pemerintah Indonesia menuju transisi energi yang adil, berkelanjutan, dan inklusif,” tambah Yann.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di kesempatan terpisah menyampaikan kerja sama antara Indonesia dan Prancis ini merupakan wujud nyata kolaborasi global dalam upaya memitigasi dampak perubahan iklim, salah satunya melalui transisi energi.
"PLN siap menjadi garda terdepan dalam memastikan keberlangsungan transisi energi di Indonesia.
Baca Juga: Peran Aktif PLN di Perdagangan Karbon Raih Apresiasi Hashim di Forum ESG
"Kami sangat mengapresiasi AFD dan Pemerintah Prancis atas komitmen ini, yang tentunya akan semakin memperkuat upaya PLN dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi negeri ini sejalan dengan target swasembada energi.
"Kolaborasi ini menandakan komitmen komunitas internasional untuk mengatasi krisis perubahan iklim global," ujar Darmawan.
Sementara itu Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly menjelaskan, total komitmen melalui kerangka IETF sebesar 6,5 juta Euro ini dialokasikan oleh AFD untuk PLN guna mendukung program transisi energi dan dekarbonisasi perusahaan menuju NZE 2060.
"Dukungan ini akan dimanfaatkan PLN untuk antara lain asistensi teknis proyek pembangkit energi terbarukan dan transmisi, serta capacity building dan institutional support dalam rangka menyukseskan program transisi energi PLN.
Artikel Terkait
Kontribusi PLN EPI dalam Menjaga Keandalan Pasokan Energi Primer selama Libur Isra Mi'raj dan Imlek
Sepanjang 2024, PLN Olah 3,4 Juta Ton FABA Jadi Berbagai Bahan Pendukung Infrastruktur Masyarakat
PLN dan Kementerian Imipas Kembangkan Keterampilan Warga Binaan di Nusakambangan Melalui Pemanfaatan FABA
Sepanjang 2024, PLN Sukses Tambah Jumlah SPKLU hingga 299% di Seluruh Indonesia untuk Penuhi Kebutuhan Pelanggan
Peluang Masuk Final Four PLN Mobile Proliga 2025 Terbuka Lebar, Jakarta Electric PLN Menang Dramatis Lawan Gresik Petrokimia