Level praktisi kehumasan yang mengikuti sertifikasi batch-ke 9 ini mulai dari junior, senior, hingga ke level manajerial hingga excecutive di masing-masing BUMN.
Salah seorang peserta yang mengikuti sertifikasi di skema kompetensi Executive Public Relation, Corporate Secretary PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan mengatakan, terlepas dari profesinya, orang dituntut untuk menunjukkan bahwa ia kompeten atau tidak dalam bekerja.
Baca Juga: Pertamina Bersama Kementerian BUMN dan Forum Humas BUMN Gelar Pertemuan Seluruh Humas BUMN
Keterangan seseorang itu kompeten atau tidak, Ade menegaskan, dapat ditunjukkan salah satunya melalui sertifikasi.
Pupuk Kujang sendiri mengharapkan setiap praktisi PR-nya memiliki sertifikasi agar setidaknya praktisi tersebut memahami teori dengan kemampuan yang sesuai levelnya.
Ade mengaku telah mengikuti beberapa kali sertifikasi yang diselenggarakan FHBUMN sesuai dengan posisi dan jabatannya kala itu.
“Sertifikasi ini menjadi dasar, saya terutama, untuk mengetahui dan menunjukkan kalau saya berkompetensi dalam menjalankan tugas, atau tidak,” tutup Ade.***
Artikel Terkait
The Sanur Raih 5 Sertifikasi ISO, Komitmen Menghadirkan Layanan Kesehatan Berstandar Internasional
PLN Dukung Bio Farma Raih Sertifikasi WHO, Suplai Listrik Andal untuk Tingkatkan Produksi Vaksin
KPI Kantongi Sertifikasi Internasional, Siap Jadi Produsen SAF Tersertifikasi Pertama di Indonesia dan Regional
Pertamina Hulu Mahakam Raih Predikat Gold Reward dari Polri dalam Sertifikasi Audit Sistem Manajemen Pengamanan
Fasilitasi Pelatihan-Sertifikasi Operator PLTS, Pertamina Hulu Sanga Sanga Dorong Pengembangan EBT di Masyarakat
TASPEN Perkuat Keamanan Data Peserta dengan Teknologi Mutakhir dan Sertifikasi Internasional