PT INTI (Persero) Cetak 1,3 Juta Kartu Prepaid Bank Mandiri, Ekspansif Tingkatkan Kapasitas Produksi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 15 Februari 2025 | 09:30 WIB
PT INTI (Persero) ekspansif tingkatkan kapasitas produksi kartu prepaid. (Dok. PT INTI (Persero))
PT INTI (Persero) ekspansif tingkatkan kapasitas produksi kartu prepaid. (Dok. PT INTI (Persero))

Secara kumulatif, nilai transaksi uang elektronik di Indonesia pada periode Januari-Agustus 2024 mencapai Rp1,6 kuadriliun.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 35,76% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Baca Juga: Upacara Peringatan HUT ke-79 RI di IKN, PT INTI Memastikan Suplai Kebutuhan Internet di IKN Terpenuhi dan Siap Digeber

Melihat tren perkembangan e-money tersebut, maka setelah rampung menggarap produksi kartu prepaid milik Bank Mandiri, Executive General Manager Sales and Marketing PT INTI (Persero) Delvia Damayanti menjelaskan, Perseroan pun menargetkan untuk dapat menggarap kebutuhan Kartu Debit GPN dan Kartu Prepaid untuk sektor perbankan sepanjang tahun 2025.

“Kini, e-money telah menjadi metode pembayaran potensial bagi pertumbuhan bisnis di Indonesia.

"Pada tahun ini, terdapat potensi market share sekitar Rp3,12 triliun yang bisa digarap,” ungkap Delvia Damayanti.

Baca Juga: Coba Kerja di BUMN, Lamar Magang ke PT INTI, Tengah Dibuka Lowongan untuk Penempatan di Bandung

Harapannya, konsistensi PT INTI (Persero) untuk menghasilkan produk buatan dalam negeri, secara spesifik akan mendukung pertumbuhan industri domestik melalui kemandirian manufaktur nasional, dan meningkatnya daya saing Indonesia di kancah global, terutama dalam penguasaan teknologi untuk pasar lokal.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini