"Kami terus berinovasi untuk menyediakan berbagai solusi perbankan bagi Nasabah yang ada di luar negeri,” tambahnya.
Baca Juga: PNM Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program Rumah Pangan untuk Ibu Prasejahtera
Selain itu, Bank Mandiri juga memperkuat kehadirannya di industri perbankan global melalui kolaborasi dengan institusi keuangan internasional.
Di antaranya adalah kerja sama dengan beberapa bank global untuk mendukung investasi kendaraan listrik di Indonesia, serta inisiatif bersama guna mendorong inklusi keuangan bagi petani kakao di Sulawesi.
Didukung lebih dari 1.000 hubungan korespondensi dan ratusan credit line aktif, Bank Mandiri terus menghadirkan solusi perbankan komprehensif untuk investasi dan perdagangan lintas negara.
Baca Juga: Berawal dari Keprihatinan, Erna Suseno Mampu Meraih Kesuksesan Melalui Batik Modern Ethnic Gendhis
“Penghargaan ini menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai bank terdepan dalam layanan internasional maupun layanan digital, baik untuk nasabah segmen wholesale maupun retail. Kami akan terus berinovasi dan memberikan layanan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” jelas Abu.
Sebagai informasi, hingga akhir 2024, Bank Mandiri secara konsolidasi membukukan realisasi kredit mencapai Rp 1.670,55 triliun naik 19,5% secara year on year (YoY), dengan pertumbuhan positif di beberapa segmen utama.
Realisasi tersebut, sekaligus menjadikan Bank Mandiri sebagai bank dengan loan market share terbesar di industri.
Baca Juga: Udara Mulai Panas, Butuh yang Segar dan Pedas, Ini Ragam Rujak di Indonesia yang Menyegarkan
Sementara itu, kualitas kredit tetap menjadi perhatian utama Bank Mandiri, tercermin dari upaya perseroan dalam menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap terkendali di level 0,97% pada akhir 2024, turun 5 basis poin (bps) dari periode tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri tercatat tumbuh sebesar 7,73% YoY menjadi Rp 1.699 triliun, didorong oleh kenaikan signifikan pada segmen giro dan tabungan.
Porsi CASA mencapai 80,3% dari total DPK, mencerminkan efektivitas strategi perseroan dalam mengoptimalkan pendanaan berbasis dana murah.***
Artikel Terkait
Tutup Imlek 2025 dengan Meriah, Bank Mandiri Perkuat Layanan dan Inovasi Digital
Bank Mandiri Semakin Berkelanjutan! ESG Risk Rating Terus Membaik
Melalui uRBan Festival 2024, Bank Mandiri Dorong UMKM Naik Kelas dan Kembangkan Ekonomi Kerakyatan
Jadi Pelopor Peningkatan Kualitas Pegawai, Bank Mandiri Raih Dua Sertifikat Internasional
PT INTI (Persero) Cetak 1,3 Juta Kartu Prepaid Bank Mandiri, Ekspansif Tingkatkan Kapasitas Produksi