100 Persen Wilayah Operasional PTPN IV Regional III Sudah Bersertifikat RSPO

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 21 Februari 2025 | 15:00 WIB
Salah satu wilayah operasional PTPN IV Regional III. (Dok. PTPN IV Regional III)
Salah satu wilayah operasional PTPN IV Regional III. (Dok. PTPN IV Regional III)

Selain fokus melaksanakan praktik berkelanjutan pada bisnis inti perusahaan, PTPN IV Regional III juga turut merangkul ribuan petani mitra binaan dalam melaksanakan praktik budidaya perkebunan sawit lestari untuk memperoleh sertifikasi RSPO.

Baca Juga: Atlet Tenis Junior Binaan PTPN IV Regional III Sukses Raih Juara Umum di Kejurnas Series II TDP

Dengan begitu, para petani dan perusahaan akan memperoleh keuntungan baik dari sisi produktivitas maupun penjualan atas produk sawit melalui penerapan praktik budidaya perkebunan berkelanjutan atau sustainable.

“Ini merupakan langkah kita untuk mencapai tujuan lebih luas dalam merangkul dan meningkatkan ekonomi para petani mitra binaan PTPN IV Regional III,” tuturnya.

Akhir pekan kemarin, PTPN IV Regional III telah mengapalkan perdana 10.000 ton crude palm oil sertifikasi RSPO SG.

Baca Juga: PTPN IV Regional III Raih Apresiasi Senator Atas Kontribusinya di Bumi Lancang Kuning

Dari pengiriman perdana CPO berkualitas tinggi melalui Pelabuhan Pelindo Dumai, Provinsi Riau dan bekerjasama dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom tersebut, entitas berpotensi turut menyumbang devisa negara mencapai 9 juta US Dollar.

Sertifikasi RSPO model Identity Preserved Segregation merupakan produk CPO dengan nilai premium signifikan untuk pasar global.

CPO bersertifikasi RSPO SG tersebut dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit Sei Rokan dan Tandun, yang beroperasi di bawah manajemen PTPN IV di Riau.

Baca Juga: Panen Prestasi di 2024, Petenis Cilik PTPN IV Regional III Siap Mengukir Prestasi Baru di 2025

Sertifikasi internasional tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk menjamin jejak keberlanjutan dan keterlacakan di sepanjang rantai pasok produksi serta dapat diidentifikasi secara komprehensif, mulai dari on-farm hingga ke off-farm.

"Ini menjadi tonggak sejarah di PTPN, karena Regional III yang pertama kalinya melakukan ekspor sertifikasi SG.

"Saya mengapresiasi Regional III, karena telah menjadi motor penggerak diberbagai hal," demikian Direktur Pemasaran dan Komersial PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo Ryanto Wisnuardy.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini