Sehingga, diharapkan produk bata interlock presisi agar bisa cepat menjangkau pasar-pasar nasional.
Dalam kegiatan tersebut, selain berkesempatan mencoba aplikasi bata interlock presisi yang menggunakan metode saling mengunci, rombongan Komisi VI DPR RI juga melihat pengaplikasian paving block berpori sebagai solusi kawasan tergenang.
Paving block berpori merupakan salah satu solusi beton inovatif berbasis semen hijau dari SIG yang memiliki kemampuan meresapkan air.
Direktur Utama SIG, Donny Arsal menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan dari Komisi VI DPR RI, yang menjadi suntikan energi bagi SIG untuk terus berinovasi menghadirkan solusi bahan bangunan untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang.
Donny Arsal menekankan, bahwa aspek sosial dan lingkungan juga tidak luput dari perhatian SIG dalam menjalankan operasional Perusahaan sebagai bentuk komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Inovasi semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi, lebih dari 90%.
"Sehingga dengan menggunakan semen hijau SIG, berarti ikut berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan di sisi lain mendukung kemajuan industri dalam negeri,” kata Donny Arsal.***
Artikel Terkait
SIG Gelar Pelatihan UMKM, Dukungan untuk Kementerian BUMN Wujudkan Visi Kemandirian Ekonomi Presiden Prabowo Bawa UMKM Naik Kelas
Dorong UMKM Berkembang, SIG dan Rumah BUMN Ajak Masyarakat Dukung Produk Lokal di Pameran INACRAFT 2025
SIG Gandeng PT Timah Karya Persada Properti Wujudkan Asta Cita Prabowo untuk Program 3 Juta Rumah
Bata Interlock Presisi SIG, Solusi Tepat untuk Rumah Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Dari Rumah BUMN ke Pasar Internasional, SIG Dukung INACRAFT Majukan UMKM