“Kami selalu berupaya melaksanakan operational excellence guna mewujudkan keberlanjutan.
"Peringkat PROPER EMAS yang kami terima merupakan wujud nyata atas keberhasilan perusahaan melakukan pengelolaan aspek lingkungan hidup dan sosial yang baik,” kata GM Zona 11 Zulfikar Akbar.
Pertamina EP Donggi Matindok Field mengusung inovasi sosial Simpul Emas (Sistem Pengolahan Madu dan Ekowisata Berbasis Masyarakat) di Desa Leme-Leme Darat, Kabupaten Banggai Kepulauan yang menyasar Masyarakat Adat Togong Tanga.
Inovasi ini mencakup pengembangan kawasan konservasi berbasis masyarakat adat, pemanfaatan hutan berbasis apikultur, dan pengembangan eko-edu wisata minat khusus.
Baca Juga: Pertamina Regional Indonesia Timur Cetak Rekor Muri dengan 500 Risalah Inovasi Migas
Keberhasilan pelaksanaan program, mendorong masyarakat adat Togong-Tanga melakukan replikasi di 6 desa lainnya yaitu Desa Unu, Desa Olusi, Desa Mangais, Desa Meselesek, Desa Alul, dan Desa Komba-Komba.
Selain itu, melalui inovasi ini Perusahaan turut berbagi pengetahuan melalui penciptaan mesin pasteurisasi dan vacuum cooling untuk mengolah madu yang turut mengadopsi proses produksi di dalam Central Processing Plan.
JOB Tomori mengusung program Pertanian Berkelanjutan Petani Banggai (Panutan Banggai) di Desa Sumberharjo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah untuk menyelesaikan permasalahan kegagalan panen yang dialami oleh para petani melalui implementasi serangkaian kegiatan seperti Serak Sulawesi Pahlawan Cegah Kematian Petani (Sersan Cemani), Kompos Bikin Hidup Lebih Baik (Pos Bidik), Pompa Air Tenaga Kincir Angin, dan Eko-Eduwisata Burung Hantu.
Program ini menyasar pada 5 kelompok rentan, yaitu 100 orang petani pemilik, 25 orang buruh tani, 4 orang kelompok usaha kecil, 74 orang fakir miskin, dan 20 orang anak-anak.
“Capaian PROPER EMAS juga merupakan bukti bahwa perusahaan telah mampu memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan sosial dan isu lingkungan yang ada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
"Semoga dengan capaian ini, kami dapat meningkatkan sinergi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung operasi migas yang aman dan ramah lingkungan,” kata GM Zona 13 Andry Sehang.***
Artikel Terkait
Pertamina Regional Indonesia Timur Cetak Rekor Muri dengan 500 Risalah Inovasi Migas
Regional Indonesia Timur Borong 3 Penghargaan Internasional Best Practice GCSA 2024, Wujud Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Rentan
Regional Indonesia Timur Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi, Konsisten Jalankan GCG di Lingkup Perusahaan
Regional Indonesia Timur Borong Lima Penghargaan PEEN 2024 Bidang Efisiensi Energi
PEPC Regional Indonesia Timur Raih Dua Penghargaan di Asian Management Excellence Award 2025