Hal ini berkat sinergi yang baik antara awak kapal, petugas pelabuhan, dan masyarakat setempat.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Ngabuburit Seru di Semarang untuk Menunggu Waktu Berbuka
“Kami berharap ke depannya ada perbaikan fasilitas di Pelabuhan Waren agar operasional bisa lebih lancar. PELNI akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran layanan,” tambah Dessy.
KM Dorolonda sendiri merupakan kapal penumpang dengan spesifikasi panjang 146,5 meter dan lebar 23 meter, serta memiliki kapasitas hingga 2.000 penumpang. Pada tahun 2025, kapal ini beroperasi pada dua trayek utama.
Trayek A mencakup rute Surabaya – Balikpapan – Pantoloan – Bitung – Ternate – Sorong – Manokwari – Nabire – Serui – Jayapura (PP). Sementara itu, Trayek B melayani perjalanan dari Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Namlea – Ambon – Sorong – Manokwari – Nabire – Waren – Jayapura (PP).
Baca Juga: Dirut Pertamina Sabet Penghargaan Green Leadership Utama dari KLH
Di wilayah Papua, PELNI saat ini mengoperasikan lima kapal penumpang, yakni KM Dorolonda, KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Labobar, dan KM Sirimau.
Kapal-kapal ini bertugas mendukung konektivitas serta mobilitas masyarakat di kawasan tersebut dengan layanan yang rutin.
Sesuai arahan dari Kementerian BUMN, PELNI terus berperan aktif dalam menjaga konektivitas nasional.
Selain itu, perusahaan juga terus meningkatkan layanan dengan memperbanyak saluran pembelian dan pembayaran tiket agar masyarakat memiliki lebih banyak akses serta kemudahan dalam mendapatkan tiket perjalanan.***
Artikel Terkait
Sebelas Kapal Penumpang Modifikasi Rute, PELNI Hadapi Tantangan Usia Kapal dan Persaingan Swasta
Loker BUMN Terbaru! PT PELNI Buka Rekrutmen Pegawai Laut untuk Posisi Nahkoda dan KKM
TJSL PELNI Lepas 100 Tukik di Pulo Aceh, Tandai Komitmen untuk Dukung Konservasi Penyu
Kini Hadir Lowongan PELNI Internship, Terbuka Bagi Mahasiswa/i Semester Akhir
Info Lowongan Magang BUMN di PT PELNI, Dibuka Posisi Pemasaran Usaha Keagenan dengan Kualifikasi Sebagai Berikut