Sukses Turunkan Rasio Lost Time Injury, SIG Dukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Penguatan Budaya K3

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 5 Maret 2025 | 18:00 WIB
Karyawan PT Semen Gresik Pabrik Rembang mempraktikkan simulasi pemadaman api kecil menggunakan goni pada kegiatan Safety Challange Bulan K3 Nasional 2025 di Pabrik Rembang, Jawa Tengah. (DOK.SIG)
Karyawan PT Semen Gresik Pabrik Rembang mempraktikkan simulasi pemadaman api kecil menggunakan goni pada kegiatan Safety Challange Bulan K3 Nasional 2025 di Pabrik Rembang, Jawa Tengah. (DOK.SIG)

Kabar BUMN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berkomitmen dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna mencegah kecelakaan kerja serta Penyakit Akibat Kerja (PAK).

Langkah ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi karyawan, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas.

Penguatan budaya K3 juga merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga: Dirut Pertamina Cek Langsung Kualitas BBM di SPBU, Gandeng Lembaga Independen

Komitmen ini ditegaskan dalam penutupan Bulan K3 Nasional 2025, yang diselenggarakan di PT Semen Padang, Sumatra Barat, dan diikuti secara hybrid oleh seluruh area operasional SIG.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mengatakan bahwa aspek K3 merupakan kebutuhan mendasar seluruh karyawan sehingga penting untuk diterapkan dalam menjalankan aktivitas.

Bulan K3 Nasional 2025 mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas.”

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Resmi Dibuka, Lebih Inklusif Merangkul Disabilitas Hingga Semua Suku di Nusantara

Tema ini menyoroti peran strategis individu sebagai penggerak utama keberhasilan SMK3 yang diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan dan kesehatan.

“Peringatan Bulan K3 menjadi momentum srategis untuk mengevaluasi penerapan K3 di lingkungan kerja SIG. Dengan komitmen bersama, tentunya kita dapat mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

"Khususnya untuk mendukung pencapaian zero fatality di seluruh area bisnis SIG, dan umumnya sebagai bagian dari BUMN, SIG memiliki kewajiban untuk menyukseskan pembangunan nasional yang berkelanjutan,” kata Reni Wulandari.

Baca Juga: PLN Hadir untuk Warga, Kontrol Kelistrikan dan Bantu Evakuasi di Tengah Banjir Bekasi

Penerapan aspek K3 di SIG didukung oleh komitmen yang kuat dari manajemen Perusahaan melalui kebijakan yang terintegrasi dan pengawasan yang berkesinambungan.

Beberapa kebijakan yang telah dirilis, antara lain pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Safety Procedure, Corporate Life Saving Rules, Safety Golden Rules, serta Visible Safety Leadership melalui Safety Observation Tour.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini