Kabar BUMN – Surili, primata mungil dengan bulu tebal berwarna coklat kemerahan atau abu-abu kehitaman, memberikan kesan khas.
Sekilas, satwa ini mirip monyet kecil, dengan wajah yang dipenuhi bulu halus berwarna putih atau krem di sekitar mata serta ekor panjang.
Surili juga mahir bergerak dengan lincah, menjaga keseimbangan saat berjalan dan melompat di pepohonan tinggi.
Baca Juga: Perkaya Pengetahuan Sejarah Agama, Ini Rekomendasi Museum Islam di Indonesia
Namun, di balik kelihaiannya, Presbytis Comate, salah satu primata endemik Indonesia ini sangat peka terhadap perubahan lingkungan.
Sayangnya, jumlahnya kini diperkirakan semakin berkurang akibat kerusakan habitat, perburuan ilegal, dan faktor lainnya.
Berdasarkan data dari berbagai sumber konservasi, diperkirakan populasi surili di alam liar kurang dari 1.000 ekor.
Baca Juga: KAI Logistik Buka Peluang Tambah Cuan bagi Warung Kelontong Melalui Gerai KALOG Express
Kehidupan keseharian surili sulit diketahui karena mereka hidup di bagian hutan yang terpencil dan sulit dijangkau, serta cenderung menghindari manusia.
Karena itu, surili dikategorikan sebagai salah satu spesies yang sangat terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), dan dilindungi di Indonesia.
Upaya konservasi, termasuk perlindungan habitat dan pengawasan terhadap perdagangan ilegal, sangat penting untuk mencegah mereka punah.
Baca Juga: Kemenko Pangan dan PT Sang Hyang Seri Bahas Strategi Percepatan Swasembada Pangan
Memahami kerentanan yang mengancam eksistensi satwa langka ini, PT Pertamina EP Tambun Field dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, turut mengambil peran dalam pelestarian lingkungan.
Pada Februari lalu, PT Pertamina EP Tambun Field melakukan kunjungan ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Artikel Terkait
SKK Migas dan Pertamina EP Papua Gandeng BBKSDA Papua Barat untuk Misi Selamatkan Satwa Endemik
Tiga Jam Berjibaku! Pertamina EP, Masyarakat, dan Pelajar Angkut 200 Karung Sampah dari Kali Sewo
Pertamina EP Bunyu Field Gelar Aksi Bersih Pantai dan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik
Tambang Timah Ilegal Ancam Ekosistem Satwa Endemik di Bangka Belitung
PHE OSES Sukses Pasok Gas ke PLTGU Cilegon, Lebih Tinggi dari Komitmen