PHE Dominasi Produksi Minyak Nasional, Dukung Swasembada Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 12 Maret 2025 | 16:30 WIB
PHE berkontribusi 69% dari total produksi minyak nasional, memperkuat target swasembada energi dengan strategi eksplorasi dan teknologi EOR. (Dok. PHE)
PHE berkontribusi 69% dari total produksi minyak nasional, memperkuat target swasembada energi dengan strategi eksplorasi dan teknologi EOR. (Dok. PHE)

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita guna mencapai swasembada energi nasional.

Target ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan kembali ditegaskan dalam acara Energi Forum: Kesiapan Indonesia Menuju Swasembada Energi yang digelar di Jakarta pada Selasa (11/3/2025).

Forum ini merupakan hasil kolaborasi Detikcom dan Komisi XII DPR RI.

Baca Juga: Rayakan Ramadan Penuh Makna di Merumatta Senggigi Lombok: Santunan Anak Yatim dan Ngabuburit Bareng Chef

Forum energi ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Berbagai pemangku kepentingan hadir dalam diskusi ini untuk membahas tantangan dan kebutuhan energi domestik, dengan tujuan menjaga ketahanan energi nasional yang mandiri serta berkelanjutan.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto, Sekretaris SKK Migas Luky A Yusgiantoro, Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno, serta Direktur Sumber Daya Manusia Antam Achmad Ardianto.

Baca Juga: Pertamina EP Regional Jawa Sabet Tiga Penghargaan di Global CSR & ESG Summit & Awards 2025

Direktur Pengembangan dan Produksi PHE Awang Lazuardi mengungkapkan bahwa dalam upaya memenuhi kebutuhan energi nasional, terutama minyak, PHE terus mengoptimalkan produksi.

Sepanjang 2024, PHE telah memberikan kontribusi signifikan dengan produksi sekitar 400 ribu barel per hari (MBOPD), yang mencakup 69% dari total produksi nasional.

"Jangka pendek kita melakukan workover, multistage fracturing, infill drilling, reaktivasi idle well untuk menahan natural decline (penurunan produksi alamiah)," jelasnya.

Baca Juga: 3 Hidden Gem Labuan Bajo yang Bikin Terpesona, Sudah Pernah ke Sini?

Untuk jangka menengah dan panjang, PHE secara agresif melaksanakan eksplorasi serta menerapkan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) guna mengoptimalkan sumur-sumur yang sudah ada.

Salah satu metode yang digunakan adalah steamflood, yang telah diterapkan di Blok Rokan dengan cara menginjeksikan uap ke dalam reservoir minyak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini