Pemerintah mencanangkan pembangunan backbone dari sisi transmisi di wilayah Sumatera dan Jawa. Pipa transisi salah satu prioritas yang dituntaskan, baik di Jawa (Batang – Cirebon) dan Sumatera (Dumai Sei Mangke).
Sedangkan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, pemerintah menargetkan pembangunan moda Beyond pipeline misalnya mini LNG dan LNG terminal karena lokasinya kepulauan dan banyak program gasifikasi pembangkit listrik.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan gas bumi berperan penting sebagai energi transisi yang kokoh menuju target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
Baca Juga: PGN Siapkan Alternatif Sumber Gas untuk Memastikan Pasokan Gas Andal dan Berkelanjutan
“Pertamina akan terus mengoptimalkan penggunaan gas bumi untuk mendukung ketahanan energi nasional karena lebih bersih dan ramah lingkungan serta cadangan yang besar,” ujar Fadjar.***
Artikel Terkait
Kejar 1 Juta Sambungan Jargas di Tahun 2025, PGN Targetkan Tambahan 200 Ribu Jargas Baru di Sumatera dan Jawa
Permudah Pelanggan Bayar Tagihan Jargas, PGN Menyediakan Berbagai Kanal Digital dan Ritel
Bersama TNI AD, PGN Memperkuat Keamanan Penyaluran Gas Bumi Nasional
Pertamina Drilling dan PGN Gagas Perdana Implementasikan Dynamic Gas Blending System untuk Pengeboran Minyak yang Lebih Ramah Lingkungan
Krakatau Steel dan PGN Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Fasilitas Kepelabuhanan