BULOG Optimalkan Serapan Gabah Jelang Panen Raya 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 14 Maret 2025 | 18:00 WIB
BULOG telah menyerap 300.000 ton gabah menjelang panen raya 2025. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. BULOG)
BULOG telah menyerap 300.000 ton gabah menjelang panen raya 2025. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. BULOG)

Selain itu, BULOG juga aktif melakukan sosialisasi mengenai harga pembelian Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani.

Baca Juga: Telkom Akses Perkuat Komitmen Sosial dengan Program ESG di Nias, Kupang, dan Jayapura

Pemerintah telah menetapkan harga pembelian sebesar Rp 6.500 per kilogram sebagai bagian dari kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Sesuai dengan arahan Presiden bahwa harga yang ditetapkan pemerintah untuk pembelian Gabah Kering Panen di tingkat petani adalah sebesar Rp.6.500,-/kg."

"Tentunya harga ini adalah bentuk pemerintah hadir dalam upaya menyejahterakan petani dengan melakukan pembelian gabah dengan harga yang baik dan dapat menguntungkan para petani,” tambahnya.

Baca Juga: Cerdas Mengelola THR, Simak 6 Tips agar Bisa Ditabung dan Tidak Habis Sia-Sia

Lebih lanjut, Arwakhudin mengungkapkan bahwa capaian serapan gabah sebanyak 300.000 ton ini merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dengan rata-rata penyerapan harian yang sudah mencapai belasan ribu ton, BULOG optimistis dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir musim panen raya.

“Dalam 5 tahun terakhir penyerapan sebanyak 300.000 ton merupakan angka tertinggi, rata-rata penyerapan harian sudah belasan ribu ton, semoga kami bisa terus menjaga momentum ini menjelang panen raya di akhir Maret hingga April nanti,” tutupnya.

Baca Juga: Ngabuburit Bermanfaat, Pelindo Marine Ajak Anak Pesisir Lestarikan Damar Kurung Bernuansa Maritim

BULOG terus berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan nasional agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

Diharapkan, puncak panen raya nanti tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia. ***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler