PTP Nonpetikemas Perkuat Layanan 24/7 untuk Dukung Distribusi Logistik Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Maret 2025 | 10:30 WIB
PTP Nonpetikemas memastikan kelancaran distribusi logistik dengan layanan 24/7, strategi modernisasi, dan komitmen efisiensi operasional menjelang Lebaran 2025 (Dok. PTP Nonpetikemas )
PTP Nonpetikemas memastikan kelancaran distribusi logistik dengan layanan 24/7, strategi modernisasi, dan komitmen efisiensi operasional menjelang Lebaran 2025 (Dok. PTP Nonpetikemas )

Kabar BUMN – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional dengan memberikan layanan operasional selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, khususnya menjelang libur Lebaran 2025.

Dengan kinerja yang terus terjaga, perusahaan memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan logistik selama bulan suci Ramadan 1446 H.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menjelaskan bahwa permintaan terhadap berbagai kebutuhan logistik, termasuk bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), dan gas LPG, diperkirakan akan meningkat tajam.

Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Tani Merdeka dan Bulog Jatim Perkuat Kerjasama

Untuk menghadapinya, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga kelancaran operasional.

"Kami berkomitmen untuk menjaga layanan prima selama 24/7 di seluruh cabang, memastikan seluruh pengiriman kargo berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan."

*Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya selama periode Lebaran," ujar Indra.

Baca Juga: Mudik Gratis Lebih Nyaman, DAMRI Tambah Armada untuk Ramadan 2025

Kinerja PTP Nonpetikemas di 2024 dan 2025

Sebagai perusahaan yang telah lebih dari satu dekade beroperasi, PTP Nonpetikemas terus melakukan inovasi untuk meningkatkan efisiensi layanan kepelabuhanan.

Pada tahun 2024, perusahaan mencatat kontribusi sebesar 39% terhadap SPMT Group dengan total throughput mencapai 47.046.785 ton/m³.

Baca Juga: Hindari Kemungkinan Diusir dari Pesawat, Ini Etika Tak Tertulis yang Wajib Ditaati Penumpang

Dari jumlah tersebut, komposisi terbesar berasal dari kemasan curah kering (47%), diikuti general cargo (25%), curah cair (22%), dan bag cargo (6%).

Beberapa cabang mengalami peningkatan throughput yang signifikan. Cabang Tanjung Priok mencatat trafik tertinggi untuk kemasan general cargo dan bag cargo dengan 8.699.527 ton/m³.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Artikel Terkait

Terkini