Targetkan Pendapatan Lebih Tinggi, Patra Drilling Contractor Akan Fokus pada Pengembangan Energi Bersih

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Maret 2025 | 19:00 WIB
Direktur Utama Patra Drilling Contractor di kegiatan temu media di Jakarta, Selasa (18/3/2025). (DOK. Kabar BUMN)
Direktur Utama Patra Drilling Contractor di kegiatan temu media di Jakarta, Selasa (18/3/2025). (DOK. Kabar BUMN)

Kabar BUMN - Tahun 2024 mampu mencapai pendapatan (unaudited) Rp2,88 triliun, PT Patra Drilling Contractor (PDC), anak perusahaan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) bagian dari Subholding Upstream Pertamina, menargetkan pendapatan di atas Rp 3 triliun di tahun 2025.

Selain mengoptimalkan beberapa lini bisnis andalan, Direktur Utama Patra Drilling Contractor Faried Iskandar mengungkapkan, PDC telah menerapkan strategi agar mampu mencapai target tersebut di tahun 2025.

“PDC akan mencari market baru di luar Pertamina Group, diawali dengan mengikuti tender sejumlah perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), seperti Medco Energy, BP (British Petroleum), Petrochina,” jelas Faried.

Baca Juga: Patra Drilling Contractor Tanam 1.000 Mangrove di Jakarta Utara untuk Pelestarian Lingkungan

Menurutnya, bekerja di luar Pertamina Group akan menjadi salah satu bentuk diversifikasi bisnis bagi PDC.

“Adapun market terbesar PDC saat ini Pertamina Drilling, klien kedua terbesar Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk pekerjaan sipil, suplai material, hingga pemeliharaan pipa,” terang Faried dalam temu media di Jakarta pada Selasa (18/03/2025).

Klien terbesar PDC berikutnya, Faried menambahkan, PHE ONWJ dan PHE OSES, Regional 3, dan Regional 4.

Baca Juga: Patra Drilling Contractor Resmi Akhiri Bulan K3, Pastikan Aspek Keselamatan Akan Terus Digiatkan di Sepanjang Tahun

Selain diversifikasi bisnis, PDC juga akan fokus mengembangkan bisnis yang mengusung green energy atau energi bersih.

Dalam bisnis ini, PDC turut ambil bagian dalam upaya pengembangan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).

“Kami sudah mulai libatkan engineer-engineer muda untuk mengikuti program CCS dan CCUS. Inisiatif PDC adalah pemanfaatan gas suar atau flare gas. Gas yang terbakar akan kami manfaatkan menjadi bahan bakar LNG maupun CNG, untuk pengganti solar,” imbuhnya.

Baca Juga: Bulan K3, Patra Drilling Contractor Gelar Pelatihan Advance Fire Fighting

Di sisi lain, PDC mendukung arahan Presiden Prabowo yang menggaungkan efisiensi di segala bidang. Faktor efisiensi ini menjadi tolok ukur PDC dalam memberikan jasa dan layanan sebagai perusahaan penunjang produksi migas.

Direktur Keuangan Patra Drilling Contractor Fitra Adriza menjelaskan, efisiensi dilakukan terutama dengan memperbaiki proses bisnis sehingga lebih efisien.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini