Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 43,51 Triliun, Catat Kinerja Positif Sepanjang 2024

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 26 Maret 2025 | 15:00 WIB
Bank Mandiri bagikan dividen Rp 43,51 triliun, mencatat kinerja solid dengan pertumbuhan laba dan inovasi digital yang terus berkembang sepanjang 2024. (Dok. Bank Mandiri )
Bank Mandiri bagikan dividen Rp 43,51 triliun, mencatat kinerja solid dengan pertumbuhan laba dan inovasi digital yang terus berkembang sepanjang 2024. (Dok. Bank Mandiri )
  • Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi*

  • Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini*

  • Baca Juga: Tidak Hanya Jajaran Genjang, Ketupat di Indonesia Juga Dibuat dengan Beragam Bentuk dan Nama

    Perubahan ini efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui uji kemampuan dan kepatutan serta memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    "Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Ibu Alexandra Askandar, Bapak Agus Dwi Handaya, Bapak Aquarius Rudianto, Bapak Rohan Hafas, Bapak Sigit Prastowo yang telah ikut berkontribusi membawa Bank Mandiri hingga menjadi salah satu perusahaan dan perbankan terkemuka di Indonesia."

    "Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional untuk Indonesia yang lebih maju," papar Darmawan.

    Baca Juga: Arus Penyeberangan Merak-Bakauheni H-7 Lebaran 2025 Masih Ramai, Penumpang Naik 6%

    Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid

    Tahun 2024 menjadi momentum pertumbuhan bagi Bank Mandiri. Total aset konsolidasi bank ini mencapai Rp 2.427 triliun, meningkat 11,6% YoY.

    Kredit yang disalurkan mencapai Rp 1.670,55 triliun, tumbuh 19,5% YoY, melampaui pertumbuhan industri perbankan secara keseluruhan.

    Baca Juga: PHE OSES Hadirkan Platform Terintegrasi untuk Automasi Perawatan Sumur

    Kredit korporasi menjadi pendorong utama, dengan total Rp 913,3 triliun pada akhir 2024 atau naik 25,5% YoY. Segmen UMKM juga mencatat pertumbuhan positif sebesar 6% YoY dengan total kredit Rp 135 triliun.

    Seiring dengan ekspansi kredit, kualitas aset Bank Mandiri terus membaik. Pada akhir 2024, rasio Non-Performing Loan (NPL) turun 5 basis poin (bps) YoY ke level 0,97%.

    Meskipun NPL membaik, manajemen tetap mempertahankan rasio pencadangan (NPL coverage ratio) di level 304%.

    Baca Juga: Cara Memilih Bekal Makanan dan Mengemasnya untuk Dibawa Perjalanan Mudik dengan Mobil

    "Melalui upaya ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mempertahankan keberlanjutan bisnis yang sehat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional secara keseluruhan," imbuh Darmawan.

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

    Editor: Amalia R

    Tags

    Artikel Terkait

    Terkini