"Sekarang, kami bisa mengolahnya sendiri menjadi produk yang bernilai lebih tinggi," ujar Siti Sadiah, salah satu istri nelayan peserta pelatihan.
Setelah bencana tsunami, banyak keluarga kehilangan sumber nafkah.
Namun berkat pelatihan ini, para perempuan di komunitas tersebut bangkit dan mampu membangun kembali ekonomi keluarga.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan komitmen perusahaan terhadap program ini.
Baca Juga: Telkom Perkuat Komitmen ESG dengan Sobat Aksi BUMN 2025 di Karangploso
“Melalui program pemberdayaan ini, Telkom berupaya mendorong perubahan nyata dalam kehidupan para istri nelayan yang terdampak tsunami.
"Mereka tidak hanya mampu bangkit secara ekonomi, tetapi juga lebih mandiri dan berdaya dalam mengelola usaha berbasis hasil laut.
"Kegiatan ini tidak hanya menghidupkan kembali ekonomi lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka secara keseluruhan,” ujarnya.
Baca Juga: Telkom Gencar Kenalkan Layanan NeuCentrIX pada Pelanggan Bisnis di Cirebon
Pelatihan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Telkom terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-9: membangun infrastruktur yang tangguh, mendorong industrialisasi inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan inovasi.
Harapannya, pelatihan ini tidak hanya melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri, tetapi juga membuka jalan bagi produk lokal agar bisa menembus pasar global.***
Artikel Terkait
Telkom Solution Hadirkan Solusi Digital Inovatif untuk Segmen Market Enterprise Business di Indonesia
Telkom Perkuat Komitmen ESG dengan Sobat Aksi BUMN 2025 di Karangploso
Telkom Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Entrepreneur Hub 2025
Telkom Hadirkan Posko Mudik Nyaman di Ketapang Lengkap dengan Wifi Gratis hingga 100 Mbps
Arus Balik Lebaran 2025 Makin Nyaman! Ini Layanan Lengkap Posko BUMN 2025 dari Telkom di Ketapang