Lewat pengalaman yang dimilikinya, perusahaan ini menjadi pelopor dalam proyek KPBU sektor sumber daya air sub sektor irigasi, melalui dua proyek utama: Proyek KPBU Unsolicited Optimalisasi dan Revitalisasi Daerah Irigasi Komering serta Proyek KPBU HLD Lombok, yang secara total melayani lahan irigasi seluas 158.148 hektare.
Baca Juga: Pertamina Dukung Pendidikan Lewat Beasiswa untuk Local Heroes dan Keluarganya
“Skema ini merupakan skema investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka pengelolaan manajemen dan modernisasi irigasi melalui skema whole life cycle.
"Hal ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG),” imbuh Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
***
Artikel Terkait
Mudik Aman 2025, Brantas Abipraya Berangkatkan 4 Bus Gratis dan Pastikan Insfrastruktur Siap
Progres Pembangunan Terminal Multipurpose Batang Signifikan, Brantas Abipraya Komitmen Menyelesaikannya Tepat Waktu
Dirut Brantas Abipraya Diakui sebagai Indonesia Best CEO, Bukti Kepemimpinan Visioner
Brantas Abipraya Diganjar Penghargaan Indonesia Corporate Secretary & Corporate Communication Award 2025
Brantas Abipraya Fasilitasi Perjalanan Mudik Gratis, 188 Pemudik Diantar Pulang Kampung
Brantas Abipraya Bangun 10 Sarana Tempat Mandi Bersama di Cipinang Cempedak, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Kesehatan Masyarakat