Salah satunya penerapan aspek perlindungan lingkungan dan sosial.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Edukatif di Yogyakarta, Cocok Dikunjungi Rombongan Anak Sekolah
PLN menerima pendanaan sebesar USD 1,2 miliar dari ADB untuk dua program Result-Based Lending (RBL) yang sedang dalam tahap implementasi:
- Sustainable Energy Access in Eastern Indonesia — Electricity Grid Development Program (Phase 2)
- Sustainable and Reliable Energy Access Program (SREAP) — Western and Central Java
Sinthya juga menambahkan, implementasi perlindungan lingkungan dan sosial ini sesuai dengan kerangka kerja Environmental, Social and Governance (ESG) untuk memberikan pemerataan akses kelistrikan di seluruh penjuru Indonesia.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan listrik sebagai pendorong aktivitas ekonomi.
Selain itu, pendanaan tersebut akan membantu meningkatkan akses ke layanan energi berkelanjutan dan berkontribusi terhadap transisi energi serta mitigasi perubahan iklim.
“Alhamdulilah PLN dinilai berhasil mengelola pendanaan ADB ini dengan merealisasikan proyek energi berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pungkas Sinthya.***
Artikel Terkait
635,52 GWH Energi Bersih Sukses PLN NP Pasok untuk Memenuhi Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri
Idulfitri Penuh Cahaya: Sembilan Desa di Kalimantan Kini Nikmati Listrik PLN
PLN Indonesia Power Andalkan Sistem Digital REOC untuk Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Lebaran
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Gandeng Pemprov NTT Kembangkan Biomassa
PLN dan Masdar Perkuat Kolaborasi, Bangun PLTS Terapung Jatigede untuk Dorong Transisi Energi Bersih Indonesia