Kabar BUMN – PT Brantas Abipraya (Persero) saat ini tengah mengerjakan proyek strategis nasional (PSN) berupa pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan menjadi solusi jangka panjang untuk mendukung ketahanan air dan pangan.
Bendungan Jragung ini memiliki kapasitas tampung mencapai 90 juta meter kubik dan akan menjadi sumber air baku bagi wilayah Semarang, Demak, dan Grobogan.
Baca Juga: Setiap Minggu, Garuda Indonesia Layani Pengiriman Ekspor Minyak Nilam Aceh ke Paris
“Bendungan ini direncanakan menyediakan pasokan air baku sebesar 500 liter per detik untuk Semarang, serta 250 liter per detik untuk masing-masing wilayah Grobogan dan Demak,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Selain memasok air bersih, bendungan ini juga diharapkan dapat berfungsi untuk pengendalian banjir, irigasi seluas 4.528 hektare, pembangkit listrik tenaga mikrohidro, hingga potensi pariwisata.
Kehadiran Bendungan Jragung diyakni mampu meningkatkan frekuensi penanaman dari satu kali setahun menjadi dua hingga tiga kali setahun, yang akan berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan di Jawa Tengah.
Baca Juga: Tabungan Nasabah Premium BNI Naik 16 Persen di Kuartal I-2025
Dalam aspek pengendalian bencana, bendungan ini dirancang untuk mengurangi risiko banjir di daerah hilir.
Dengan pengaturan aliran yang optimal, bendungan ini mampu menurunkan risiko debit banjir dari 378.000 meter kubik per detik menjadi 170.000 meter kubik per detik, atau sekitar 45% pengurangan banjir di Semarang.
Selain fungsi utamanya sebagai sumber air baku dan pengendali banjir, Bendungan Jragung juga akan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan kapasitas 1.400 KW, menyediakan energi terbarukan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Ide Oleh-oleh Hits dari Singapura: Dari Camilan sampai Pajangan Unik
Kawasan bendungan juga direncanakan menjadi destinasi wisata air dan agrowisata yang didukung oleh taman botani di area hijau, yang diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal.
Pembangunan Bendungan Jragung merupakan bagian dari komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung program infrastruktur ketahanan air yang dicanangkan pemerintah, dengan menargetkan pembangunan 61 bendungan pada 2015-2025 untuk mencapai ketahanan air, pangan, dan energi.
Artikel Terkait
Brantas Abipraya Diganjar Penghargaan Indonesia Corporate Secretary & Corporate Communication Award 2025
Brantas Abipraya Bangun 10 Sarana Tempat Mandi Bersama di Cipinang Cempedak, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Kesehatan Masyarakat
Brantas Abipraya Jadi Pelopor KPBU Irigasi untuk Dukung Ketahanan Air Menuju Indonesia Emas 2045
Rusus Eks Pejuang Timor-Timur Karya Brantas Abipraya Kini Sudah Siap Dihuni
Soal Proyek Hunian ASN Kemenkeu, Brantas Abipraya Optimis Rampungkan Tepat Waktu