Hidupkan Semangat Kartini di Era Modern, Ini Cara Pertamina Berdayakan Ribuan Perempuan Bangun Ekonomi Desa

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 22 April 2025 | 06:00 WIB
Beragam upaya Pertamina dorong perempuan berkarya dan berdaya menjadi Kartini penggerak pembangunan bangsa (DOK.Pertamina)
Beragam upaya Pertamina dorong perempuan berkarya dan berdaya menjadi Kartini penggerak pembangunan bangsa (DOK.Pertamina)

Hal ini menunjukan keseriusan Pertamina dalam memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkarya dan menjadi pemimpin di bidangnya.

Baca Juga: Magang di PT Pupuk Indonesia Dapat Sertifikat dari Kementerian BUMN, Daftar Sekarang Melalui Link Berikut

Hingga akhir tahun 2024, keberadaan pimpinan perempuan di Pertamina Group mencapai 18,40% dari total pemimpin di Pertamina.

Total prosentase pekerja perempuan per 31 Desember 2024 mencapai 20,3%, atau 8.952 orang dari total pekerja Pertamina Group.

Presentase ini naik dari tahun 2023 yang mencapai 19,4% pekerja perempuan.

Baca Juga: Diversifikasi Pasokan Energi, PGN dan PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi SNG

"Spirit Kartini menginspirasi leader perempuan di Pertamina Group untuk memberikan kinerja terbaik dalam memperkuat operasional perusahaan,"ujarnya.

Salah satu leader perempuan Pertamina yang berkiprah di industri hulu migas, Eva Fadlila, Country Manager Pertamina Malaysia Exploration and Production mengakui besarnya komitmen Pertamina dalam mengedepankan kesetaraan gender.

Hal ini terlihat maraknya kiprah perempuan yang menempati posisi strategis di bisnis hulu migas, industri yang umumnya didominasi laki-laki.

Baca Juga: Peringati Hari Kartini, Hutama Karya Bangun Negeri Bersama Srikandi Tangguh dan Profesional

“Saat ini banyak perempuan yang menduduki posisi strategis di industri hulu migas.

"Saya yakin semakin banyak perempuan yang akan turut andil membentuk masa depan energi Indonesia dan dunia,” kata Eva.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini