Tarian Nusantara Ramaikan TMII, 500 Anak dari Sabang sampai Merauke Tampil Memukau

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 22 April 2025 | 16:30 WIB
TMII rayakan 50 tahun dengan Pesta Rakyat Nusantara, menampilkan 500 penari anak dan atraksi budaya dari Sabang hingga Merauke. (Dok. InJourney )
TMII rayakan 50 tahun dengan Pesta Rakyat Nusantara, menampilkan 500 penari anak dan atraksi budaya dari Sabang hingga Merauke. (Dok. InJourney )

Diselenggarakan pula Lokakarya Kreasi Nusantara yang mengajak pengunjung untuk membatik dan melukis topeng kayu secara langsung.

Baca Juga: Triwulan I 2025, Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Catatkan Peningkatan

Kirab Gunungan Keberkahan menjadi bagian menarik dalam perayaan ini dengan menghadirkan lima gunungan, serta kirab prajurit dengan ragam busana daerah.

Selain itu, terdapat pula pertunjukan budaya kolosal tari Kecak, Wastra Berlari pada 19 April yang melibatkan komunitas lokal, Pesta Seni Nusantara, Pekan Komunitas, dan lomba foto.

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Kebudayaan memberikan Pradana Nitya Budaya Awards kepada tiga anjungan terbaik dan satu anjungan favorit.

Baca Juga: Napak Tilas Koningsplein Bersama Kota Tua Jakarta, dalam Balutan Nuansa Biru yang Istimewa!

TMII juga memberikan diskon 50 persen tiket masuk pada 19-20 April 2025 khusus untuk komunitas penyandang disabilitas berkebutuhan khusus, sebagai bagian dari semarak ulang tahun ke-50.

Tak hanya itu, berbagai wahana di dalam kawasan TMII juga menawarkan harga spesial sebagai bagian dari pesta rakyat.

Dalam kegiatan sosial, TMII menggratiskan tiket masuk untuk 500 anak panti asuhan, penyandang disabilitas sepanjang pekan ulang tahun, serta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

Baca Juga: PLTS PT Timah Dibangun di Lahan Bekas Tambang, Kurangi Emisi Puluhan Ton CO2

“Harapannya semakin banyak warga masyarakat yang datang ke Taman Mini. Sesuai tema tahun ini Pesta Rakyat Nusantara,” kata Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika.

Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, berharap agar TMII tak hanya sekadar menjadi tempat rekreasi, namun juga sarana edukasi budaya Indonesia yang menyenangkan bagi generasi muda.

“Kami ingin menegaskan peran TMII untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak agar dapat mengenal lebih jauh lagi Indonesia, daerah-daerah serta kekayaan alam dan budaya di Indonesia."

Baca Juga: DAMRI Hadir di Pelosok Riau, Permudah Akses Transportasi ke Siak, Bagan, dan Gema

"Jadi berwisata tidak hanya sekadar bergembira ria, tetapi harus ada sesuatu yang bisa dibawa pulang dan diingat oleh anak-anak,” kata Febrina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini