Ia menambahkan, PEP Sangasanga Field menerapkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tapi juga meletakkan fondasi bagi keberlanjutan operasi dan produksi lapangan-lapangan tua (mature).
Baca Juga: Sidak Distribusi Pupuk, Menteri Pertanian Apresiasi Kinerja Pupuk Indonesia
”Kami terus menjalankan strategi yang bertujuan mempertahankan keekonomian proyek-proyek migas Perusahaan agar dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pemegang saham, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan,” tutur Ade.
Pencapaian produksi sumur NKL-1035 yang berlokasi di Kalimantan Selatan ini menjadi bukti bahwa lapangan-lapangan mature masih memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sehingga tetap memberikan nilai ekonomi yang tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung tercapainya ketahanan energi nasional sesuai amanat Asta Cita dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
PEP Prabumulih Tingkatkan Pasokan Gas Domestik dengan Sumur Baru
PEP Prabumulih Optimalkan Produksi, Pasokan Gas Domestik Bertambah
PEP Prabumulih Field Sumbang Revenue USD 348 Juta untuk Pertamina
PEP Sukowati Field Dorong Sekolah Ramah Lingkungan, MI Manbaul Ulum Studi Tiru ke MIN 1 Bojonegoro
Budidaya Lebah Kelulut, Kunci Sukses PEP Sangatta Field dalam Meraih PROPER Emas