Ditemui di tempat berbeda, Direktur Utama Brantas Abipraya Sugeng Rochadi menambahkan, semangat sinergi ini terjalin, selain sebagai upaya pembangkit listrik ramah lingkungan, juga untuk mendorong pencapaian target bauran energi baru terbarukan nasional tahun 2025 sebesar 23%.
Baca Juga: Brantas Abipraya Jadi Pelopor KPBU Irigasi untuk Dukung Ketahanan Air Menuju Indonesia Emas 2045
Ditambahkan Satiyobudi Santoso, Program MENTARI bersama Brantas Energi telah menandatangani Perjanjian Hibah untuk pengembangan tiga proyek PLTM energi baru terbarukan.
Total kapasitasnya 7 MW yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Sumatera Barat, dengan nilai investasi total sekitar Rp 210 miliar dan didukung hibah Viability Gap Fund (VGF) sebesar Rp 21 miliar dari Pemerintah Inggris melalui Program MENTARI.***
Artikel Terkait
BULOG Sambut Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Bahas Sinergi Ketahanan Pangan
GHES 2025, PLN EPI Pamerkan Pemanfaatan dan Pengembangan Bisnis Hidrogen Hijau
Okupansi dan Kunjungan Wisatawan di Kawasan ITDC Meningkat, Awal Tahun 2025 yang Positif
PIEP Ajak Karyawan Latihan Bahasa Isyarat, Peringatan Hari Kartini yang Menyentuh Hati
Tahun Ini, PTPN IV Regional III Siapkan 800 Ribu Bibit Sawit Unggul Bersertifikat