Demi menjaga standar keselamatan tinggi, proyek ini juga akan dilengkapi perimeter proteksi seperti sound barrier, pagar PPDU, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk kelancaran distribusi material dan alat berat.
Selain itu, sekitar 10% tenaga kerja di proyek ini akan diserap dari masyarakat lokal guna mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.
Baca Juga: Hutama Karya dan Kementerian PU Lakukan Survei Lokasi Dapur Umum Program MBG di Jambi
"Pembangunan kedua RSUD ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dari segi peningkatan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat di Kota Bima dan Kepulauan Sula, tetapi juga dari aspek ekonomi melalui peningkatan pendapatan per kapita daerah berkat tambahan SDM dokter spesialis dan potensi peningkatan kegiatan transaksi selama proses konstruksi dan setelah rumah sakit beroperasi," tutup Adjib Al Hakim.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Kartini, Hutama Karya Bangun Negeri Bersama Srikandi Tangguh dan Profesional
Hari Bumi Sedunia 2025, Hutama Karya Tanam 1.980 Pohon di Jawa Tengah dan Sumatera
Hutama Karya Catat Rekor Baru! Hampir 3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Trans Sumatera Selama Mudik Lebaran 2025
Hutama Karya Luncurkan "Perahu Literasi", Gerakan untuk Wujudkan Akses Pendidikan hingga Pelosok Pesisir dan Pulau Terpencil
Arus Mudik Lebaran 2025 di JTTS Aman dan Lancar, Hutama Karya Panen Apresiasi