"Melalui program substitusi suku cadang impor dengan beralih pada produk berbasis UKM, SIG menciptakan ekosistem bisnis berkelanjutan yang saling menguntungkan.
"SIG dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dengan mendapatkan produk suku cadang yang andal secara teknis maupun ekonomis.
"Di sisi lain, para pegiat UKM mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari rantai pasok Perusahaan, serta di saat yang bersamaan, meningkatkan daya saing mereka dalam menghadapi persaingan bisnis," tutup Vita Mahreyni.***
Artikel Terkait
Rumah BUMN SIG Rembang, Tempat 495 UMKM Naik Kelas dan Ribuan Warga Dapat Kerja
SIG Anggarkan Rp300 Miliar untuk Buyback Saham, Tegaskan Kekuatan Fundamental dan Komitmen Jangka Panjang
SIG dan Pemkab Cilacap Sukses Uji Coba Padi Biosalin 2, Dorong Pertanian Berkelanjutan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
SIG Kembangkan Lahan Pascatambang Jadi Lumbung Ekonomi dan Lingkungan Lewat Budidaya Serai Wangi
SIG Dukung Pemasaran Produk UMKM Rembang Lewat Program Hampers Ramadan