Bisnis Terus Melaju, Elnusa Awali Tahun 2025 dengan Capaian Solid

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 29 April 2025 | 14:30 WIB
Sepanjang Kuartal I 2025, Elnusa berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,73 triliun.
Sepanjang Kuartal I 2025, Elnusa berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,73 triliun.

Kabar BUMN – PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), membukukan kinerja positif sepanjang Kuartal I 2025.

Pendapatan usaha mencapai Rp3,73 triliun, tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,11 triliun.

Pertumbuhan pendapatan Elnusa ini didorong oleh peningkatan performa dari seluruh segmen bisnis.

Baca Juga: Eksplorasi Tempat-tempat Wisata di Jember, Berikut 7 Destinasi yang Recomended untuk Dikunjungi

Pada segmen jasa hulu migas terintegrasi, didorong khususnya dari kegiatan Seismik, dan bisnis Engineering, Procurement, Construction, Operation & Maintenance (EPCOM).

Sedangkan pada segmen penjualan barang dan jasa distribusi dan logistik energi didorong oleh peningkatan volume penjualan BBM Industri dan juga jasa transportasi BBM.

Pada sisi profitabilitas, Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp395 miliar, meningkat 6% dibandingkan tahun lalu senilai Rp372 miliar, dengan margin EBITDA sebesar 10,6%.

Baca Juga: Dibuka Loker BUMN untuk Lulusan SMA hingga S1, Simak Posisi dan Kualifikasi Lengkapnya dari PT MUM

Laba bersih tercatat Rp187 miliar, meningkat 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp183 miliar.

Hal ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan di tengah dinamika industri.

Berdasarkan kinerja per segmen bisnis, jasa hulu migas terintegrasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,29 triliun, tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,21 triliun.

Baca Juga: 4 Tempat Indah yang Bisa Didapati Sebelum Menuju Puncak Gunung Semeru, Pesonanya Langsung Menghilangkan Lelah dan Penat

Adapun perolehan EBITDAnya sebesar Rp148 miliar atau meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp140 miliar.

Segmen penjualan barang dan jasa distribusi dan logistik energi juga menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 23%, dari sebelumnya Rp1,67 triliun kini mencapai Rp2,05 triliun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini