Sementara itu, Kopra by Mandiri mencatatkan volume transaksi 349 juta dengan total nilai Rp6.000 triliun, meningkat 23% YoY.
Darmawan menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi elemen penting dalam mendongkrak daya saing dan memperluas jangkauan akses layanan keuangan.
Baca Juga: Masih Bisa Hari Ini! Tukarkan Telkomsel Poin sebelum Undi-Undi Hepi Berakhir
Total volume transaksi digital Bank Mandiri sampai Maret 2025 mencapai Rp7.066 triliun atau tumbuh 21,9% YoY, turut menurunkan Cost to Income Ratio (CIR) menjadi 38,2% pada akhir kuartal I 2025. Hal ini menandakan efisiensi operasional yang semakin kuat.
Darmawan melanjutkan bahwa sejak diluncurkan pada Juni 2023, Livin' Merchant telah mencatatkan 2,6 juta pengguna per Maret 2025, naik 35% YoY.
Pertumbuhan pengguna aktif bulanannya bahkan naik tiga kali lipat dibandingkan Maret 2024. Platform ini berkontribusi dalam mendigitalisasi UMKM secara menyeluruh, termasuk wilayah Non-Urban.
Baca Juga: Gondola Ancol Juga Hadir di Malam Hari Lho, Ini yang Bikin Pengalamanmu Berbeda
“Kami terus mengakselerasi inovasi digital agar dapat menghadirkan layanan perbankan yang semakin relevan dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah di era yang dinamis ini."
"Kami berharap, dengan transformasi berkelanjutan, Bank Mandiri dapat memberikan nilai tambah nyata dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan masyarakat dan nasabah,” jelas Darmawan.
Kinerja digital ini turut mendongkrak pendapatan non bunga konsolidasi sebesar 17,3% YoY menjadi Rp11,24 triliun. Kenaikan ini ditopang oleh peningkatan transaksi digital serta layanan treasury, trade finance, dan pengelolaan dana.
Baca Juga: Gondola Ancol Juga Hadir di Malam Hari Lho, Ini yang Bikin Pengalamanmu Berbeda
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp13,2 triliun hingga Maret 2025 atau naik 3,9% YoY, mencerminkan keberhasilan strategi efisiensi dan digitalisasi. Return on Equity (ROE) tetap solid di angka 20,8% bank only.
“Ke depan, kami akan konsisten melanjutkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui akselerasi segmen wholesale dan penguatan ekosistem ritel, sambil tetap mengedepankan manajemen risiko secara disiplin."
"Dengan fokus pada peningkatan dana murah berbasis transaksi serta pembiayaan ke sektor-sektor unggulan, kami optimistis dapat menjaga efisiensi biaya dana dan mendukung ekspansi bisnis secara sehat dan berkesinambungan,” tegas Darmawan.
Baca Juga: Triwulan I/2025, Transaksi BRImo Capai Rp1.599 Triliun dengan 40 Juta User
Artikel Terkait
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 182,4 Miliar ke 1.440 UMKM di Sulawesi Tenggara hingga Februari 2025
Rayakan Hari Bumi, Bank Mandiri Perkuat Komitmen Transisi Menuju Ekonomi Rendah Karbon
Hingga Maret 2025, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 12,8 Triliun ke 110.807 Debitur di Indonesia
Perluas Jangkauan Bisnis, Bank Mandiri Buka Kantor Cabang Baru di Alor
Kisah Mardiana dan Eka: Dua Perempuan Hebat yang Bangun Masa Depan Sehat dan Mandiri