Proyek Flyover Sitinjau Lauik Resmi Dimulai, Ditandai Groundbreaking oleh Hutama Panorama Sitinjau Lauik

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 4 Mei 2025 | 06:30 WIB
Groundbreaking Proyek Pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) telah dilakukan pada Sabtu (3/5) di Lubuk Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Groundbreaking Proyek Pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) telah dilakukan pada Sabtu (3/5) di Lubuk Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Kabar BUMNPT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) telah melaksanakan Groundbreaking Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I).

Kegiatan strategis ini dilaksanakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh Konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) pada Sabtu (3/5), di Lubuk Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Hadir dalam acara, Menteri Pekerjaan Umum Ir. Dody Hanggodo M.P.E., Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Walikota Padang Fadly Amran, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat Thabrani.

Baca Juga: Palembang Siap Berwarna, Tiket Presale PLN Mobile Color Run 2025 Sudah Bisa Dipesan

Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda Direktur Operasi I Hutama Karya Agung Fajarwanto, Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro, Direktur Operasi I HKI Fatma Dewi Setyowati, Direktur HPSL Michael AP Rumenser dan Komisaris HPSL Busmart Zuriantomy.

Dalam sambutannya, Menteri Pekerjaan Umum Ir. Dody Hanggodo M.P.E. menyampaikan tahapan realistis implementasi proyek ini kepada masyarakat.

“Meskipun sudah dilaksanakan groundbreaking, akan tetapi masih ada proses pembebasan lahan dan persetujuan desain yang mungkin dalam beberapa bulan ke depan belum ada pekerjaan konstruksi yang signifikan,” ujarnya.

Baca Juga: Siap-siap! Ducati Hadirkan Ducaty Party di The Mandalika, ITDC Dukung Penuh

Direktur HPSL, Michael AP Rumenser, menjelaskan proyek ini telah memasuki fase formal dengan diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 14 April 2025.

SPMK tersebut menandai dimulainya tanggal efektif KPBU sehingga persiapan pembangunan proyek ini sudah resmi berjalan.

“Setelah tanggal efektif 14 April 2025, maka Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) akan memproses terkait pembebasan lahan.

Baca Juga: OCA Chatbot Builder, Solusi Cerdas untuk Layanan Publik yang Lebih Efisien

"Sementara itu, sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP), HPSL bertanggung jawab untuk melaksanakan proses desain dan penunjukan (tender) kontraktor pelaksana,” jelas Michael.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade turut mendukung proyek strategis ini dan menyatakan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur untuk Sumatera Barat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini