SIG Pacu Ekspansi Pasar Ekspor Lewat Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 4 Mei 2025 | 17:00 WIB
Proyek pengembangan dermaga SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur, dilengkapi dengan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per  (Dok. SIG)
Proyek pengembangan dermaga SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur, dilengkapi dengan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per (Dok. SIG)

Kabar BUMN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengumumkan hasil kinerja konsolidasian untuk kuartal I tahun 2025.

Sepanjang periode tersebut, volume penjualan mencapai 8,57 juta ton, dengan pendapatan senilai Rp7,65 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp6,09 triliun, sementara EBITDA mencapai Rp1,09 triliun.

SIG membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp102 miliar, dan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp43 miliar.

Baca Juga: Menyibak Keindahan dan Legenda Danau Sentani, Destinasi Budaya Khas Jayapura

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, mengungkapkan bahwa pasar semen domestik mengalami kontraksi pada kuartal I tahun 2025, termasuk pada segmen semen kantong (retail) dan curah (bulk).

Kondisi ini berdampak langsung terhadap turunnya volume penjualan dan pendapatan SIG.

Meski begitu, perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan penjualan di kawasan regional sebesar 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: DAMRI Hadirkan Promo Twindate 5.5, Dorong Akses Transportasi dan Logistik Lebih Terjangkau

Dari sisi efisiensi, beban pokok pendapatan tercatat turun 1,2% year-on-year menjadi Rp6,09 triliun. Penghematan juga terjadi pada biaya operasional yang tercatat turun 2,6% yoy menjadi Rp1,26 triliun.

Selain itu, biaya keuangan bersih berhasil ditekan hingga 30,7% yoy menjadi Rp179 miliar, seiring dengan pengurangan saldo utang berbunga.

“Strategi SIG untuk menggarap peluang di pasar regional terbukti berhasil menyumbang penjualan sebanyak 2,37 juta ton semen atau naik 13,8% yoy di tengah ketatnya persaingan pasar retail,” ujar Vita Mahreyni.

Baca Juga: Proyek Flyover Sitinjau Lauik Resmi Dimulai, Ditandai Groundbreaking oleh Hutama Panorama Sitinjau Lauik

Lebih lanjut, Vita menyebutkan bahwa SIG akan mengarahkan fokus pertumbuhan ke segmen retail dengan pendekatan berbasis wilayah.

Perusahaan juga tetap mempertahankan kepemimpinan industri dengan menghadirkan produk semen hijau serta produk turunan inovatif dan ramah lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini