Irna, Daffa, dan Perjuangan Menuju Pendidikan Inklusif: Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Mei 2025 | 09:30 WIB
Daffa, anak berkebutuhan khusus sekaligus putra istimewa Irna Ginawati yang menemukan harapan melalui dukungan komunitas dan program inklusif dari PT Pertamina Internasional EP (PIEP).
Daffa, anak berkebutuhan khusus sekaligus putra istimewa Irna Ginawati yang menemukan harapan melalui dukungan komunitas dan program inklusif dari PT Pertamina Internasional EP (PIEP).

“Bukan tentang gelar atau nilai. Bagi saya, pendidikan adalah ketika Daffa merasa dihargai, bisa tersenyum lepas, dan punya semangat untuk terus belajar hal-hal baru,” ujar Irna, matanya berbinar.

Baca Juga: Izin Diperoleh, Erick Thohir Nyatakan BSI Siap Beroperasi di Arab Saudi

Di tengah perjalanan itu, Irna menemukan harapan melalui dukungan komunitas dan program inklusif yang diinisiasi PT Pertamina Internasional EP (PIEP) Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina.

Melalui program seperti Kakak Asuh dan Difabel in Action, Daffa tidak hanya belajar, tapi juga merasa diterima.

“Program ini membuat kami, para orang tua anak disabilitas, merasa tidak sendirian. Bahwa ada yang mendengarkan, ada yang peduli, dan ada aksi nyata yang mendorong inklusivitas,” tambah Irna haru.

Baca Juga: Gabungkan Kecantikan dan Kesehatan, Beautiverse 2025 Digelar Perdana di The Meru Sanur Bali

Irna menyampaikan, sebagai orang tua memiliki kekahwatiran mengenai masa depan anaknya, apalagi anak berkebutuhan khusus.

“Sebagai manusia dengan keterbatasan usia, saya dan ayahnya pasti akan meninggalkan Daffa. Sehingga saat ini yang bisa saya lakukan adalah memberikan seluruh daya upaya yang kami miliki agar Daffa nantinya siap hidup di kakinya sendiri," tuturnya.

Hari Pendidikan Nasional tahun ini mengusung tema "Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem? Hindari 5 Jenis Minuman Ini Agar Tubuh Tidak Semakin Dehidrasi

Bagi Irna, tema ini bukan sekadar slogan, tapi panggilan untuk bergerak bersama.

Bahwa pendidikan tidak boleh menjadi hak yang eksklusif, melainkan ruang yang merangkul semua anak, tak peduli latar belakang, kondisi fisik, atau kemampuan.

Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, menyampaikan bahwa kisah seperti Irna adalah pengingat kuat akan pentingnya kolaborasi untuk membangun masa depan inklusif.

Baca Juga: Dibuka Loker Sekretaris di Perusahaan BUMN, Kirimkan Lamaran ke PT MUM

Ia juga menambahkan, PIEP meskipun beroperasi di luar negeri, memiliki program pendidikan inklusi di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini