Laba Naik Tajam, Jasa Marga Bagikan Dividen Rp1,13 Triliun dalam RUPST 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 8 Mei 2025 | 16:30 WIB
Jasa Marga umumkan pembagian dividen Rp1,13 triliun dalam RUPST 2025 usai catat laba positif dan pertumbuhan bisnis yang signifikan sepanjang 2024. (Dok. Jasa Marga )
Jasa Marga umumkan pembagian dividen Rp1,13 triliun dalam RUPST 2025 usai catat laba positif dan pertumbuhan bisnis yang signifikan sepanjang 2024. (Dok. Jasa Marga )

Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 pada Rabu, 7 Mei 2025.

Dalam rapat ini, Dewan Komisaris dan Direksi menyampaikan keputusan untuk membagikan dividen sebesar Rp1,13 triliun kepada para pemegang saham.

Jumlah ini setara dengan 25% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Baca Juga: Koleksi Kartu E-Money Mandiri Edisi Park Seo Joon & Kim You Jung Hadir Lagi, Cek Cara Dapatkannya!

Corporate Secretary dan Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo, menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan pemegang saham.

“Besaran dividen per lembar (DPS) yang diperoleh pemegang saham adalah sebesar Rp156,23."

"Sementara itu, sisa laba bersih tahun 2024 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan lain. DPS pada tahun 2024 ini melonjak 312,61% dibandingkan DPS periode lalu sebesar Rp37,86."

Baca Juga: Jangan Sampai Gagal Masuk! Ini Aturan Lengkap Festival Lampion Waisak 2025 di Borobudur

"Dividen tersebut akan dibayarkan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date) 21 Mei 2025,” ujar Ari.

Dalam laporan keuangan tahun 2024, Jasa Marga menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa bisnis.

Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp18,73 triliun, naik 20,32% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara core profit mencapai Rp3,70 triliun, meningkat 35,95%.

Baca Juga: Simulasi Kebocoran dan Kebakaran di Kilang Badak LNG Berjalan Efektif

EBITDA juga tumbuh sebesar 27,30% menjadi Rp12,62 triliun, dengan EBITDA Margin mencapai 67,38%.

Pertumbuhan ini didukung oleh strategi konsolidasi tiga ruas tol, yaitu Batang-Semarang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono, melalui pembelian kembali unit RDPT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini