GT World Challenge Asia 2025 Warnai Sejarah Baru di Sirkuit Mandalika, Ribuan Pasang Mata Tertuju

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Mei 2025 | 19:37 WIB
Antusiasme penonton yang membeli tiket tidak hanya datang dari masyarakat lokal di wilayah NTB, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia, dan mancanegara.
Antusiasme penonton yang membeli tiket tidak hanya datang dari masyarakat lokal di wilayah NTB, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia, dan mancanegara.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan event ini berdampak langsung pada perekonomian daerah, khususnya di NTB.

Peningkatan tingkat hunian hotel, lonjakan jumlah kunjungan wisatawan, hingga menggeliatnya sektor kuliner, dan  UMKM di sekitar kawasan The Mandalika, menjadi indikator yang jelas dari multiplier effect yang dihasilkan.

“Antusias penonton sangat tinggi. Selama tiga hari event, lebih dari 9.000 orang hadir langsung ke sirkuit.

Baca Juga: Hutama Karya Segera Rampungkan Pembangunan Tol Sinaksak–Simpang Panei, Akses ke Danau Toba Lebih Cepat

"Kami juga mengintegrasikan balap dengan hiburan lokal melalui penyelenggaraan Mandalika Festival of Speed (MFoS), yang melibatkan pembalap-pembalap lokal. ini menjadi magnet tambahan yang berhasil menarik minat masyarakat,” lanjut Priandhi.  

Melalui pendekatan sport tourism yang inklusif, MGPA bertekad menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai rumah bagi event-event otomotif kelas dunia, sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dari sisi ketenagakerjaan, lebih dari 500 tenaga lokal dari NTB turut dilibatkan sebagai bagian dari operasional dan teknis acara.

Baca Juga: Pertamina Drilling Raih Penghargaan IADC Asia Pacific 2025, Sapu Bersih Kategori Onshore

Mereka bertugas di berbagai divisi, antara lain Volunteer & Support Crew, Marshal & Logistic Marshal, Cleaning Service & Waste Management, Crowd Control & Usher, Media Center, Helpdesk, Runner, Registrasi & Komersial, dan Medical Support & Merchandise.

Sebelum bertugas, para tenaga kerja ini telah melalui pelatihan intensif yang diselenggarakan MGPA untuk memastikan kesiapan mereka mendukung penyelenggaraan motorsport kelas dunia. 

“Kami melibatkan tenaga kerja lokal untuk ikut menjadi bagian dari ajang internasional ini.

Baca Juga: DAMRI Dukung Kesukseskan Pentahbisan Uskup Timika Tahun 2025, Layani Ribuan Umat dan Tamu Undangan

"Kami ingin keberadaan Sirkuit Mandalika dapat membawa dampak ganda, mulai dari exposure internasional, peningkatan wisatawan, penguatan UMKM, hingga dapat menciptakan lapangan kerja,” tutup Maya.  

Keberhasilan GT World Challenge Asia 2025 di The Mandalika menjadi tonggak penting dalam positioning Indonesia sebagai destinasi motorsport unggulan di Asia.

MGPA dan ITDC menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang, kolaborasi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat lokal, penyelenggaraan event kelas dunia dapat membawa dampak berkelanjutan bagi daerah NTB.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini