-
One Hour Meeting, untuk menciptakan budaya rapat yang efektif.
-
One Action REACTIVE, yang mendorong kualitas maksimal dalam upaya menjaga keandalan kilang.
-
One Kolab TRAs, sebagai upaya memperkuat kerja sama antar fungsi dalam menjalankan program Reaktivasi Train F.
-
One Kolab Pendekar, yang menitikberatkan pada program dekarbonisasi melalui sinergi lintas divisi.
Baca Juga: Lowongan Kerja “Driver Operasional” dari GDPS: Lulusan SMA Bisa Melamar
Johan juga menyampaikan strategi perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang ke depan.
Ia menyebut adanya potensi tambahan pasokan gas sebagai hal yang menggembirakan bagi proses produksi.
“tambahan pasokan gas mungkin akan menjadi angin segar untuk kita semua namun, perlu diingat bahwa gas sebagai sumber daya alam tidak dapat diperbarui suatu saat akan habis dan kegiatan produksi akan menurun kembali, untuk itu kita butuh strategi”.
Baca Juga: ITDC Dorong Penguatan Pilar Sosial dan Ekonomi di The Mandalika
Terkait keberlanjutan, perusahaan telah menyiapkan strategi berlapis yang mencakup tiga horizon utama, yakni:
-
Fokus pada pencairan gas sebagai tugas inti saat ini.
-
Reaktivasi Train untuk menyiapkan pengolahan gas tambahan dari produsen baru.
-
Pengembangan bisnis non-LNG sebagai sumber pendapatan alternatif saat pasokan gas mulai menipis.
Baca Juga: Pertama Touring? Ini 7 Tips Aman Naik Motor di Jalan Tanjakan dan Turunan
Peningkatan kompetensi pekerja juga menjadi prioritas.
Artikel Terkait
Perkuat Keselamatan Kerja, Badak LNG Luncurkan 10 CLSR dan 9 Perilaku Wajib di BK3N 2025
Hangatnya Kebersamaan Ramadan: Badak LNG Berbagi dan Berdoa Bersama
23 Putra-Putri Terbaik Bontang Sukses Menembus Program MT & GDP Badak LNG 2025
Menjunjung Tinggi Budaya K3, Badak LNG Kembali Sabet Penghargaan Platinum WISCA 2025
Simulasi Kebocoran dan Kebakaran di Kilang Badak LNG Berjalan Efektif