Sementara itu, Kopra by Mandiri mencatat volume transaksi 349 juta dan nilai transaksi Rp6.000 triliun, meningkat 23% yoy.
Secara total, volume transaksi digital Bank Mandiri menembus Rp7.066 triliun hingga Maret 2025, tumbuh 21,9% yoy.
Efisiensi operasional turut meningkat dengan rasio Cost to Income Ratio (CIR) terjaga di level 38,2%.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Bisnis, Bank Mandiri Buka Kantor Cabang Baru di Alor
Kinerja ini juga tercermin pada pendapatan non-bunga yang meningkat 17,3% yoy menjadi Rp11,24 triliun, ditopang oleh transaksi digital, layanan trade finance, treasury, dan pengelolaan dana.
Dari sisi pendanaan, DPK konsolidasi Bank Mandiri tumbuh 11,2% yoy menjadi Rp1.748 triliun.
Dana murah (CASA) naik 8,89% yoy, dengan komposisi CASA bank only mencapai 77,1%.
Baca Juga: Hingga Maret 2025, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 12,8 Triliun ke 110.807 Debitur di Indonesia
Kualitas aset juga tetap prima. Rasio Non Performing Loan (NPL) bank only berada di level 1,01% per Maret 2025.
Hal ini turut menurunkan biaya kredit (Cost of Credit/CoC) dari 0,99% menjadi 0,71% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan strategi digitalisasi dan efisiensi yang konsisten, Bank Mandiri tetap menjadi salah satu pilar utama ketahanan sektor keuangan Indonesia di tengah turbulensi global.***
Artikel Terkait
Dibuka Kesempatan Magang di Bank Mandiri untuk Mahasiswa atau Lulusan S1 DKV, Pendaftaran Dibuka Sampai 9 Mei 2025
Akselerasi ESG Bank Mandiri: Portofolio Berkelanjutan Naik, Inklusi Keuangan Meluas
Bank Mandiri Rilis e-Money One Piece Gear 5, Bisa Dibeli Satu Set Seharga Rp350 Ribu
Bank Mandiri Luncurkan Kartu Mandiri e-Money Spesial Set Edisi One Piece Gear 5, Bisa Dipesan Mulai Hari Ini!
Bank Mandiri Perkuat Peran Desa lewat Inklusi Keuangan Bersama BUMDes dan UMKM