Berkat sinergi dengan aparat penegak hukum, fungsi legal, dan pengelola aset, PHR mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara bertahap dan persuasif, memastikan lahan strategis negara kembali optimal untuk kegiatan migas.
Baca Juga: Langkah Nyata PHR Jaga Kelestarian Lingkungan di Tengah Kegiatan Operasional
“Pencapaian lebih dari 100 sumur RFC dalam satu triwulan adalah tonggak penting yang jarang terjadi dalam skala penyediaan akses lahan untuk hulu migas di Indonesia.
"Status RFC memastikan bahwa seluruh prasyarat dasar telah terpenuhi yakni lahan clear and clean, perizinan lengkap (termasuk SK PPKH untuk kawasan hutan), dan dokumen teknis administratif rampung.
"Dengan demikian, tim konstruksi dan drilling dapat segera memulai pekerjaan di lapangan untuk memulai pembangunan akses jalan, lokasi wellpad, hingga pengeboran,” kata Sr Manager Land Matters & Formalities, Agung Prasetya.
Baca Juga: PHR Terus Perkuat Pemeliharaan Jalur Pipa Rokan dengan Teknologi Canggih
Agung menambahkan bahwa setiap sumur yang berstatus RFC berarti membuka peluang tambahan produksi migas.
Dengan 180 sumur yang telah ditajak dari total 386 sumur siap konstruksi, produksi migas mulai mengalir dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian target nasional lifting minyak dan gas, khususnya dari Blok Rokan yang dikenal sebagai tulang punggung produksi migas Indonesia.
“Pencapaian RFC ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konkret bahwa tahapan eksplorasi dan eksploitasi migas bisa berjalan lancar karena faktor lahan yang tuntas lebih awal.
Baca Juga: PHR Tingkatkan Teknologi OT/SCADA, Produksi Migas Tetap Optimal saat Ramadan
"Dengan RFC, rig sudah bisa masuk. Dengan RFC, konstruksi dan pengeboran langsung bisa jalan. Ini adalah fondasi awal yang menentukan kesuksesan hilirnya,” ujarnya.
Capaian ini tak lepas dari kolaborasi erat antara PHR dan sejumlah pihak eksternal dan internal.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ATR/BPN, Kejaksaan Tinggi, SKK Migas, Dinas ESDM Provinsi Riau, hingga aparat penegak hukum.
Baca Juga: PHR Zona Rokan Tebar Semangat Dedikasi Melalui Kegiatan Safari Ramadan Harmoni Merangkai Energi
Pendekatan berbasis risiko juga diterapkan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk mitigasi sosial untuk menjaga kelancaran operasi di lapangan.
Artikel Terkait
PHR Terus Perkuat Pemeliharaan Jalur Pipa Rokan dengan Teknologi Canggih
Langkah Nyata PHR Jaga Kelestarian Lingkungan di Tengah Kegiatan Operasional
PHR Zona 4 Gelar Kegiatan Edukasi Migas untuk Wartawan di PALI Sumsel
PHR Resmi Teken Tiga Kontrak Penjualan Gas Bernilai Rp 2,8 Triliun di Ajang IPA Convex 2025
PHR Teken Tiga Kontrak Penjualan Gas Senilai Rp2,8 Triliun di Ajang IPA Convex 2025