"Kita berharap kapasitas produksi mampu meningkat seiring waktu. Kerja sama dengan SIG ini membawa harapan baru bagi Pemkab Jombang untuk menyelesaikan persoalan sampah yang terus berkembang, dengan harapan dapat meningkatkan produksi RDF secara berkelanjutan dan bertahap mengatasi masalah sampah di Kabupaten Jombang,” ujar Warsubi.
Baca Juga: SK Nominasi PIP 2025 Sudah Terbit untuk Siswa Kelas Akhir, Segera Aktivasi Rekening agar Dana Cair
Miftahul Ulum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, menambahkan bahwa dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa, Jombang menghasilkan sekitar 530 ton sampah per hari.
Selama ini, sampah tersebut dikumpulkan, diangkut, dipilah, dan sisanya dibuang ke landfill.
“Alhamdulillah, setelah ada kerja sama dengan SIG, cara kami mengolah sampah ada perubahan. Setelah kita olah dan pilah, sampah yang tidak punya nilai ekonomis tinggi yang dulu dibuang ke landfill, sekarang kita olah jadi RDF,” kata Miftahul Ulum.
Baca Juga: Land’s End PIK 2 Disulap Jadi Kota Tropis ala Film Lilo & Stitch, Serunya Sampai 30 Juni!
Saat ini, TPA Banjardowo mampu menghasilkan antara 6 hingga 10 ton RDF per hari dari 30 hingga 40 ton sampah yang diolah.
Ke depan, jumlah produksi RDF ini diharapkan terus meningkat, sehingga memberikan nilai tambah bagi Pemkab Jombang.
“Harapan kami RDF yang dikirim memiliki kualitas yang baik, agar sampah di Jombang tidak makin menumpuk di TPA, bahkan yang sudah menggunung puluhan tahun bisa kami olah menjadi RDF,” ungkap Miftahul Ulum. ***
Artikel Terkait
SIG Dukung Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Komunikasi Media Sosial BUMN
SIG Konsisten Dampingi Masyarakat, 278 Jemaah Haji Difasilitasi ke Tanah Suci
SIG Masuk Daftar IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan
Tol Padang–Sicincin Jadi yang Pertama di Sumatra Barat, SIG Ambil Bagian Penting
SIG Bagikan Dividen Rp648 Miliar dan Umumkan Bisnis Baru di RUPST 2025, Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Terbaru