PELNI Mantapkan Budaya Anti Korupsi Lewat Sosialisasi dan Bimbingan Teknis

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 28 Mei 2025 | 10:30 WIB
PELNI perkuat budaya anti korupsi lewat sosialisasi bersama KPK, hadirkan direksi dan pegawai dari pusat hingga cabang, pastikan komitmen GCG. (Dok. PELNI)
PELNI perkuat budaya anti korupsi lewat sosialisasi bersama KPK, hadirkan direksi dan pegawai dari pusat hingga cabang, pastikan komitmen GCG. (Dok. PELNI)

PELNI juga telah mendapatkan skor GCG “Sangat Baik” sebesar 87,136 dari BPKP dan mencatat kepatuhan 100% pada LHKPN 2024.

Baca Juga: 3 Curug di Baturraden, Melengkapi Beragam Destinasi Wisata di Purwokerto

Tak hanya itu, integrasi lima standar ISO dan penggunaan aplikasi Gratifikasi Online (GOL) KPK juga menjadi bagian dari strategi mereka.

“Kami berharap melalui sinergi yang erat dengan KPK serta semangat kolaboratif dari seluruh insan PELNI, kita dapat terus melangkah sejalan dengan visi PELNI menjadi perusahaan pelayaran unggul dan berdaya saing global berbasis tata kelola yang baik,” tambah Anik.

PELNI terus berkomitmen untuk memperkuat budaya anti korupsi dan integritas di seluruh lini perusahaan.

Baca Juga: PGN Menambah Panjang Daftar Aliran Gas di Bintaro Jaya

Hal ini sejalan dengan visi mereka untuk mendukung konektivitas dan pengembangan logistik maritim nasional melalui pelayaran yang terpercaya dan berintegritas.

Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang mencakup 511 ruas dengan total 1.359 rute yang menyinggahi 74 pelabuhan."

"Selain itu, PELNI juga menjalankan 30 trayek kapal perintis yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat di wilayah 3TP, melayani 522 ruas di 230 pelabuhan. Untuk layanan logistik, tersedia 8 trayek tol laut dan 1 trayek kapal ternak. PELNI juga mengoperasikan 18 kapal rede. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Artikel Terkait

Terkini