Menuju Zero Emission, Pertamina Drilling Andalkan Inovasi Dekarbonisasi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 28 Mei 2025 | 18:00 WIB
Di IPA CONVEX 2025, Dirut Pertamina Drilling Avep Disasmita memaparkan upaya perusahaan mendorong perubahan perilaku karyawan lewat aplikasi PRIMA.
Di IPA CONVEX 2025, Dirut Pertamina Drilling Avep Disasmita memaparkan upaya perusahaan mendorong perubahan perilaku karyawan lewat aplikasi PRIMA.

Kabar BUMN - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) secara konsisten melaksanakan berbagai inisiatif dekarbonisasi.

Hingga tahun 2024, perusahaan berhasil menurunkan emisi sebesar 1.550 tonCO2eq atau setara 23,21% dari total emisi Rig PDSI.

Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung target nasional penurunan emisi gas rumah kaca dan kesepakatan Paris Agreement (COP21).

Baca Juga: e-Voting Pilkuwu Perdana di Jabar, Indramayu Gandeng PT INTENS

Beragam inovasi hijau dilakukan Pertamina Drilling, di antaranya Rig Hybrid dengan teknologi Dynamic Gas Blending System yang menggabungkan bahan bakar biodiesel dan CNG.

Inovasi ini ditargetkan mampu menurunkan emisi sebesar 934 tonCO2eq pada tahun 2025.

Pertamina Drilling juga menginisiasi pemasangan panel surya berkapasitas 66 KWP di atap Indonesia Drilling Training Center (IDTC), yang diperkirakan mampu menurunkan emisi karbon hingga 229,68 tonCO2eq.

Baca Juga: Komitmen ke UMK Lokal, Hutama Karya Berikan Pelatihan untuk Wilayah Jabodetabek

Inisiatif ini menjadikan IDTC sepenuhnya mengandalkan energi matahari.

Selain itu, perusahaan juga menerapkan penggunaan kendaraan listrik, mengganti lampu halogen dengan LED di rig site dan perkantoran, serta memanfaatkan tower lamp surya untuk pencahayaan yang lebih efisien.

Efisiensi biaya juga tercapai melalui selisih tarif energi ramah lingkungan, seperti penghematan USD 7.260/tahun dari penggunaan solar panel dan USD 12.361/tahun dari switching biodiesel ke CNG.

Baca Juga: Stasiun Karawang Ramai, Penumpang Whoosh Tembus 3 Kali Lipat

Avep Disasmita, Direktur Utama Pertamina Drilling dalam paparannya di ajang IPA CONVEX 2025 (22/5) menjelaskan, "Selain pendekatan teknologi, Pertamina Drilling juga mendorong perubahan perilaku melalui Aplikasi PRIMA, sebuah program berbasis digital untuk mengukur dan menurunkan emisi Scope 3 (daily commuting) dari aktivitas karyawan.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut menjadikan PRIMA sebagai program pertama di lingkungan Pertamina yang fokus pada emisi tidak langsung dari perjalanan karyawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini