SKK Migas Tinjau Lapangan Akasia Bagus, Proyek CO2 Reduction Berjalan Sesuai Target

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:00 WIB
Progres pembangunan fasilitas CO2 Reduction di Lapangan Akasia Bagus di wilayah kerja Pertamina EP Jatibarang Field sudah mencapai 90%.
Progres pembangunan fasilitas CO2 Reduction di Lapangan Akasia Bagus di wilayah kerja Pertamina EP Jatibarang Field sudah mencapai 90%.

Kabar BUMN – Awal Mei lalu, Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Taufan Marhaendrajana, melakukan kunjungan kerja ke proyek CO2 Reduction.

Kunjungan tersebut dilakukan di Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) Tahap 1, yang berada di Lapangan Akasia Bagus, wilayah kerja Pertamina EP, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Proyek CO2 Reduction ini dilaporkan masih berjalan sesuai dengan target.

Baca Juga: Memasak Daging Kurban Jadi Rendang, Simak Tips Berikut Agar Cepat Matang dan Empuk

VP Production & Operations Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, Rahmat Ali Hakim menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas produksi energi Indonesia, sekaligus mencapai kemandirian energi.

Menurutnya, investasi dalam proyek ini menunjukkan komitmen Pertamina EP untuk memastikan pasokan energi yang stabil di masa depan.

"Proyek optimasi pengembangan Lapangan-Lapangan Akasia Bagus – Gantar, atau disebut OPLL ABG – GTR, telah berkontribusi dalam optimalisasi cadangan minyak sebesar 12,71 juta stok barel (million stock tank barrels/MMSTB) dan gas sebesar 10,53 miliar kaki kubik (billion standard cubic feet/BSCF)," ujar Rahmat Ali Hakim.

Baca Juga: KAI Catat 459 Ribu Lansia Telah Nikmati Diskon Tiket 20%, Dukung Mobilitas Aman dan Terjangkau

Dalam upaya mencapai efisiensi dan keberlanjutan operasional, Pertamina EP menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan multinasional BASF.

Perusahaan yang berbasis di Jerman ini bergerak di sektor industri kimia, dan dikenal sebagai salah satu produsen bahan kimia terbesar di dunia.

BASF menyediakan berbagai produk dan solusi teknologi, termasuk bahan kimia khusus, katalis, dan teknologi pengolahan gas, yang relevan dengan proyek kolaborasi bersama Pertamina EP di Lapangan Akasia Bagus.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan Tren Marathon, Ini yang Perlu Dipersiapkan Bagi Pemula yang Ingin Ikutan

Pada kolaborasi Pertamina EP dan BASF ini, BASF berperan sebagai licensor, yakni penyedia lisensi teknologi untuk unit pengolahan gas asam (Acid Gas Removal Unit (AGRU) berbasis sistem amine (methyldiethanolamine/MDEA).

Tak hanya itu, BASF juga mendukung keahlian teknis untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pengolahan gas asam yang mampu menangani kadar CO2 yang tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini