PHE Gandeng Sinopec dalam Studi CEOR untuk Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:45 WIB
Pertamina Hulu Energi dan Sinopec jalin kerja sama studi CEOR di Lapangan Tanjung untuk dorong ketahanan energi dan produksi migas nasional. (Dok. PHE)
Pertamina Hulu Energi dan Sinopec jalin kerja sama studi CEOR di Lapangan Tanjung untuk dorong ketahanan energi dan produksi migas nasional. (Dok. PHE)

Ia menyebut kerja sama ini menunjukkan komitmen bersama dalam pengembangan Lapangan Tanjung secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pantai Soge, Tempat Wisata di Pacitan yang Punya Akses Mudah, Lokasinya di Pinggir Jalan Raya

Sementara itu, Zhao Xuan, Sr Executive Vice President dari Sinopec, turut menyatakan optimismenya terhadap arah kerja sama ini.

“Penandatanganan JSA ini merupakan milestone penting. Kami sangat menghargai keterbukaan Pertamina dalam mengeksplorasi pendekatan dan model bisnis baru demi keberhasilan proyek ini,” ujarnya.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan langsung oleh Reza Rinaldi Zein dan Zhao Xuan, serta disaksikan oleh Rachmat Hidajat.

Baca Juga: PHE ONWJ dan PertaLife Insurance Perkuat Literasi Keuangan UMKM Binaan dan Masyarakat Pesisir

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting seperti VP Upstream Business Development Toriq Abdat, Pjs VP Subsurface Development & Resource Evaluation PHE Giyatno, serta Country Manager Sinopec Qin Shenggao.

Hubungan kerja sama antara PHE dan Sinopec ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kemitraan yang telah dibangun sejak pertengahan 2023.

Dimulai dari penandatanganan MoU, kemudian Confidentiality Agreement, hingga serangkaian kunjungan lapangan termasuk ke Lapangan Tanjung pada awal 2025.

Baca Juga: Hutama Karya Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Lewat Program TJSL Padat Karya di Jabodetabek

Seluruh proses ini juga melibatkan evaluasi teknis dan pertukaran data subsurface yang menjadi dasar pengambilan keputusan untuk penandatanganan JSA.

Studi CEOR yang akan dijalankan sepanjang 2025 mencakup kajian laboratorium, pemodelan reservoir, serta penyusunan rencana implementasi teknologi.

Apabila hasil studi menunjukkan kelayakan, maka pada 2026 akan dilakukan uji coba lapangan sebagai tahap awal menuju pengembangan penuh.

Baca Juga: 5 Lokasi Syuting Video Musik Jin BTS di Singapura

Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar kaki kubik gas per hari pada tahun 2030.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini