Mengungkap DOBBER, Terobosan Baru Pertamina EP untuk Optimalkan Produksi

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 5 Juni 2025 | 06:00 WIB
Perwira Pertamina EP meninjau fasilitas produksi di Stasiun Pengumpul Jatibarang Field, lokasi inovasi DOBBER ini diterapkan.
Perwira Pertamina EP meninjau fasilitas produksi di Stasiun Pengumpul Jatibarang Field, lokasi inovasi DOBBER ini diterapkan.

Kabar BUMNPertamina EP, Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina berhasil menurunkan angka Loss Production Opportunity (LPO), dari 60 barel menjadi nihil barel dalam waktu enam bulan.

Pencapaian ini merupakan hasil dari terobosan terbaru perusahaan, DOBBER (downhole scrubber) di Lapangan Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat.

Pada ajang the 49th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025, inovasi DOBBER menjadi salah satu inovasi yang ditampilkan di booth Pertamina Hulu Energi.

Baca Juga: 5 Poin yang Perlu Dipersiapkan Kalau ingin liburan ke Jepang untuk Kali Pertama

Selain mampu menurunkan LPO, inovasi DOBBER juga mencatatkan penghematan biaya sebesar Rp10,7 miliar per tahun melalui konversi genset diesel ke genset gas sumur Electrical Submersible Pump (ESP).

Keunggulan produksi ini juga dibarengi dengan keberhasilan menurunkan emisi karbon hingga 1.001 ton CO₂e per tahun.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari program konversi genset diesel ke genset gas dari tiga sumur ESP lainnya, efek domino dari perbaikan kualitas fuel gas.

Baca Juga: Yuk Daftar! Magang Seru di PT PPI untuk Divisi Risiko dan Mutu, Khusus Mahasiswa Akuntansi dan Manajemen

Hasil ini membuktikan bahwa inovasi DOBBER tidak saja memberikan manfaat operasional, tapi juga berkontribusi untuk keberlanjutan lingkungan.

Melalui penerapan DOBBER, Pertamina EP berhasil menghadirkan solusi cerdas untuk mengoptimalkan produksi migas, khususnya di wilayah dengan akses terbatas sehingga sulit dijangkau oleh peralatan konvensional berukuran besar.

Inovasi ini menjadi jawaban atas salah satu tantangan utama dalam industri hulu migas di Indonesia yakni efisiensi operasional di medan yang tidak mudah diakses.

Baca Juga: Liburan Sekolah Makin Seru! KAI Tawarkan Diskon Tiket 20% untuk Perjalanan Tengah Tahun

DOBBER dirancang untuk mengatasi masalah fuel gas basah yang mengandung uap air atau hidrokarbon cair cukup tinggi, yang kerap menjadi tantangan saat mengoperasikan genset gas sebagai penggerak ESP.

Alat ini digunakan untuk menaikkan fluida (biasanya berupa minyak) dari sumur ke permukaan, terutama ketika tekanan reservoir sudah tidak cukup kuat untuk mendorong minyak keluar sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini